Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMPERINGATI Hari Sumpah Pemuda, penyanyi Lara Silvy mengadakan kegiatan sosial berupa khitanan massal di Warung Lara Desa Larangan Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo yang diikuti puluhan anak dari keluarga tidak mampu, Senin (28/10).
Penyanyi asal Sidoarjo ini mengatakan ingin melakukan kegiatan berbeda pada Hari Sumpah Pemuda tahun ini. Maka diadakan khitanan massal gratis khususnya bagi keluarga kurang mampu.
"Mereka ini calon-calon pemuda penerus bangsa. Setelah khitan akan memasuki masa remaja dan memulai menemui jati diri atau mengerti akan cita-citanya untuk masa depan," kata Lara.
Selain gratis, peserta khitan juga mendapatkan sejumlah souvenir dan uang saku. Di antaranya bekal peralatan ibadah, peralatan sekolah dan obat-obatan. Lara menambahkan, khitan massal ini juga sebagai bentuk rasa syukur dirinya. Lara berharap para peserta khitan bisa lebih giat belajar agar cita-cita mereka tercapai. Sebab masa depan bangsa ada di atas pundak para generasi penerus bangsa ini.
baca juga: Ikut Upacara Sumpah Pemuda, Warga Pakai Sarung dan Sandal
"Kita harus dukung mereka menjadi generasi terbaik, berbakti kepada kedua orang tua, agama dan tanah air yang kita cintai bersama ini," kata mahasiswi Paramadina Jakarta tersebut. (HS)
SETIAP 28 Oktober 1928, para pemuda dari berbagai penjuru Nusantara berikrar untuk bersatu: Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa, Indonesia.
Dulu perjuangan dilakukan dengan bambu runcing dan pena, kini perjuangan itu menuntut transformasi ekonomi, kemandirian finansial, dan keadilan sosial.
Menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini menjadi langkah penting dalam membangun generasi muda yang peduli dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan kembali pentingnya pemulihan kawasan Puncak sebagai hulu DAS Ciliwung yang menopang kehidupan di wilayah hilir.
Momentum ini menjadi titik temu antara penegakan hukum, pelestarian lingkungan, tanpa melupakan sisi anugerah alam yang bisa dijadikan sumber mata pencaharian masyarakat.
Dalam sejarah, Sumpah Pemuda 1928 dapat dibaca sebagai upaya membangun imajinasi kolektif di bawah kondisi keterpecahan dan penindasan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved