Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
ADANYA informasi adanya ternak babi di Timor Leste yang terserang flu babi Afrika (African Swine Fever/ASF), Dinas Peternakan Kabupaten Flores Timur meningkatkan kontrol dan pengawasan lalu lintas hewan antarwilayah.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Flotim, drh Simon Nani mengatakan pihaknya telah mendapat imbauan dan arahan dari dinas peternakan provinsi untuk meningkatkan pengawasan dan aktif memberikan imbauan kepada warga yang memelihara babi untuk menjaga ancaman virus tersebut.
"Iya benar, beberapa waktu lalu kami telah mendapatkan arahan dari Kupang, bersama petugas peternakan provinsi saat menggelar tele conference dari Mapolda NTT dengan Mapolres Flotim. Dari tele conference tersebut, kami diimbau untuk meningkatkan pengawasan dan kontrol bagi ternak babi yang ada di daerah ini. Sekaligus memberikan imbauan kepada warga agar menjaga kesehatan hewan dengan baik. NTT merupakan daerah peternakan babi terbesar di Indonesia, termasuk di Kabupaten Flores Timur. Saat ini virus ASF telah menyebar di Timor Leste, wilayah yang langsung berbatasan dengan NTT," kata Simon, Senin (28/10).
Hingga kini belum ada temuan virus ASF di NTT. Menurutnya penularan virus ASF ini cukup cepat dan menimbulkan risiko kematian sangat tinggi.
baca juga: Diguyur Hujan, Upacara Sumpah Pemuda di Sebatik Lancar
"ASF merupakan salah satu penyakit dalam bentuk virus yang menyebar dengan cepat dalam populasi ternak babi. Dan sangat berbahaya karena memiliki tingkat kematian (mortalitas) yang sangat tinggi mencapai 100 persen. Sekali kena langsung meninggal, karena tidak ada obat dan tidak ada vaksin saat ini," jelas Simon. (OL-3)
Masyarakat perlu dijelaskan bahwa virus influenza yang saat ini banyak ditemukan di berbagai negara tidak selalu lebih berat, tetapi memang lebih mudah menular.
IDAI mengingatkan cacar air sangat menular. Satu anak bisa menularkan varicella ke 8–12 anak lain, terutama di sekolah dan lingkungan dengan kontak erat.
Pengurus Ikatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) sekaligus Ketua PDITT dr. Iqbal Mochtar, meminta masyarakat tidak panik dengan penyakit ini, apalagi dengan istilah super flu.
Superflu merupakan influenza tipe A virus H3N2 subclade K yang sudah ada dari dulu.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Hingga saat ini, telah dilaporkan 189.312 kasus flu positif di New York pada musim ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved