Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Wali Kota Medan, Akhyar Nasution mengaku belum mengetahui apa pun mengenai penangkapan Wali Kota Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan KPK. Akhyar mengatakan Pemkot Medan belum mendapat konfirmasi resmi dari KPK mengenai siapa saja yang ditangkap dan terkait dengan perkara apa.
"Sampai sekarang belum tahu karena belum ada yang bisa kami tanya," ujarnya kepada awak media di kantor Wali Kota Medan, Rabu (16/10).
Dituturkan, sejauh ini Pemkot Medan, termasuk dirinya, baru memperoleh informasinya dari media massa. Dia juga mengaku belum mengetahui di mana keberadaan Wali Kota Eldin berikut sejumlah pihak yang terkena OTT KPK.
baca juga: Pakar Pemerintahan Desak DPRD Jabar Panggil Emil
Meski sudah banyak beredar kabar Eldin saat ini sudah dibawa ke gedung KPK dan enam lainnya dititipkan di Mapolreatabes Medan, Akhyar belum mendapatkan keterangan resmi. Kegiatan para pegawai di Kantor Wali Kota tetap berjalan normal meskipun ada sejumlah ruangan telah disegel KPK. Selain ruang kerja Wali Kota Medan, ruang kerja Kassubag Protokol dan ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum turut disegel. (OL-3)
SIDANG kasus pemblokiran Jalan Pantura dengan terdakwa dua pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto, memasuki babak akhir.
KPK ingatkan artis yang masuk politik untuk belajar tata kelola pemerintahan. Hal ini merespons Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang berdalih tidak tahu hukum karena latarbelakang pedangdut
KPK mengungkap perusahaan milik keluarga Fadia Arafiq mendominasi proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan selama 2025.
KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal kasus korupsi pengadaan barang dan jasa. Fadia ditahan hingga 23 Maret 2026.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel usaha salon, restoran, hingga sejumlah mobil di rumah dinas yang diduga milik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
KPK ungkap detail OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait dugaan suap pengadaan 'outsourcing' di Pemkab Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved