Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
FORUM Daerah Aliran Sungai (DAS) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap ancaman potensi anjir pada musim hujan mendatang. Ketua Forum DAS Babel, Fadillah Sobri mengatakan sejumah daerah di Provinsi Babel seperti Pangkalpinang, Muntok Bangka Barat (Babar) dan Belitung Timur (Beltim) pernah dilanda bencana banjir besar beberapa tahun lalu.
Berdasarkan kajian banjir besar tersebut disebabkan tiga hal, yakni hujan lebat, tingginya pasang air laut dan sedimentasi akibat aktivitas tambang pasir timah ilegal di daerah aliran sungai.
"Jika tiga hal itu kembali terjadi, jelas ini potensi ancaman banjir akan kembali terjadi di sejumlah daerah di Provinsi Babel," kata Fadilllah, Rabu (15/10).
Ia menyebutkan aktivitas penambang timah ilegal di DAS setiap tahun menambahkan rusaknya DAS sebesar 2% dari total DAS yang ada.
"Di Babel ini ada 433 DAS kecil, 6 DAS Besar dan 12.894 kolong dengan total luas 15.531,95 hektar. Setiap tahun akibat aktivitas penambangan di DAS mengakibatkan kerusakan DAS bertambah 2%," ujarnya.
Bukan hanya kerusakan DAS, hutan di Babel sudah banyak yang gundul. Masifnya penambangan ilegal tak sebanding dengan penghijauan lahan. Sehingga banyak hutan yang tidak mampu menahan air dan menyebabkan banjir.
Untuk itu ia meminta pihak kepolisian tidak lemah dalam melakukan tindakan hukum terhadap para penambang pasir timah ilegal baik itu di DAS maupun kawasan hutan.
"Kita tidak tahu, kenapa penegakan hukum terhadap tambang ilegal di DAS ini lemah. Ini tidak bisa didiamkan sudah jelas melanggar. Kita minta pihak kepolisian segera mengambil tindakan sebelum hutan dan DAS Babel semakin hancur," tegasnya.
Sementara, Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan meminta kepada seluruh perusahaan baik logam maupun non logam untuk menggunakan CSR membantu melakukan penanaman pohon pada lahan-lahan kritis.
"Kita tidak minta uang. Kita hanya minta pihak perusahaan gunakan CSR sedikan bibit tanaman dan pupuk. Kita akan galakan gerakan menanam pada lahan kritis," kata Erzaldi.
"Bibit tanaman yang akan ditanam akan kita tentukan diameter dan tingginya berapa serta pohon apa, begitu juga dengan bibitnya," sambungnya.
Untuk tahap pertama ini, ia mengajak seluruh perusahaan di Babel menanam pohon di lahan kritis yang ada dekat Bandara Depati Amir Pangkalpinang.
"Kita malu dari atas pesawat lahan kritis kita tampak. Makanya kita ingin hijaukan kembali lahan kritis di Bandara," usul gubernur.
baca juga: Supendi Ditangkap Di Rumah Orangtuanya
Di sisi lain, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Babel, Marwan mengatakan dari 600 hektar hutan di Babel sepertiganya sudah dalam kondisi kritis.
"Kitata harus bergerak untuk kembali menghijaukan lahan-lahan kritis ini, agar ketika hujan tidak menjadi musibah banjir," pungkas Marwan. (OL-3)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
Bencana banjir terparah saat ini melanda Desa Tebing Tinggi di Kabupaten Balangan, ketinggian air mencapai lebih dua meter
Mikroplastik tidak hanya membawa risiko dari bahan dasarnya sendiri seperti ftalat dan BPA yang bersifat pengganggu hormon, tetapi juga bertindak seperti magnet yang menyerap racun lain
Miliaran tahun silam, air pernah mengalir di permukaan Mars. Para ilmuwan sepakat bahwa planet ini pernah memiliki jaringan Sungai.
Perubahan warna air kali terjadi pada Sabtu (4/10) sore hingga petang kemarin.
Pada era modern saat ini, peradaban terbaik untuk Kabupaten Bekasi adalah mengembalikan hamparan sungai sepanjang mungkin tanpa ada yang membatasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved