Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM penyidik Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Bareskrim Polri, dan Kejaksaan Agung melaksanakan penegakan hukum terpadu dengan melakukan gelar perkara terhadap enam perusahaan terkait dugaan kasus karhutla. Sebanyak dua perusahaan ditangani Gakkum KLHK dan empat perusahaan lainnya ditangani Bareskrim Polri.
"Untuk saat ini dari kita ada dua perusahaan masih pulbaket, dan Bareskrim Polri sebanyak empat perusahaan. Nanti akan diekspos dalam gelar perkara penegakan hukum terpadu Jumat (11/10) ini. Kemungkinannya ditingkatkan ke tahap penyidikan," kata kata Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Penyidikan Kerusakan Lingkungan Hidup Pembakaran Lahan Gakkum KLHK Firdaus Alim Damapoli kepada Media Indonesia usai peninjauan di Lirik, Indragiri Hulu, Riau, Jumat (11/10).
Dijelaskannya, tim penyidik Gakkum KLHK akan meningkatkan status penyidikan terhadap dua perusahaan sawit perusahaan yang berada di Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu yaitu PT Teso Indah (TI) dan PT Gandaerah Hendana (GH) yang merupakan penanaman modal asing (PMA) asal Singapura.
Menurut Firdaus, kedua perusahaan masing-masing PT Teso Indah dengan luas lahan terbakar mencapai 40 hektare di areal kebun plasma, dan PT Gandaerah Hendana dengan luas terbakar 100 hektare di konsesi HGU perusahaan. Kedua perusahaan itu diduga lalai dalam menjaga areal kebun sawit mereka.
"Karena seperti disebutkan para ahli bahwa kebakaran lahan itu disengaja. Setelah kita dapat dua alat bukti segera ditetapkan menjadi tersangka," jelasnya.
Firdaus menambahkan, Gakkum KLHK berwenang dalam melakukan tiga penindakan hukum. Yaitu secara administrasi, perdata, dan pidana. Dari jumlah 9 perusahaan yang telah dilakukan penyegelan dengan total luas adalah 1.187,4 hektare, sebanyak 7 perusahaan sawit dan 2 perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI).
"Dan terdapat beberapa perusahaan yang telah berulangkali mengalami kasus karhutla. Seperti PT SRL yang merupakan perusahaan HTI," jelasnya.
Adapun secara nasional, lanjutnya, Gakkum KLHK telah melakukan penyegelan terhadap 74 perusahaan dengan luas mencapai 24 ribu hektare.
"Kami akan upayakan pengusutan kasus korporasi ini hingga tuntas," tegasnya.
Sementara Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirpiter) Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran mengatakan tim penyidik segera melakukan gelar perkara merujuk pada bukti-bukti dan temuan-temuan di lapangan. Sejauh ini, pihaknya telah melakukan pemetaan lokasi dan pengambilan sampel sisa karhutla di areal PT DKM, PT TKWL, PT RML dan PT WSSI di Kecamatan/Kabupaten Siak, Riau, pada Kamis (10/10) petang.
"Jadi sampel ini akan dianalisa oleh tim labfor Mabes Polri untuk mengetahui dampaknya terhadap lingkungan hidup sesuai baku mutu lingkungan, jenis, dan tingkat kerusakannya dengan mengacu pada Undang undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH)," jelasnya.
baca juga: Pati Kehabisan Bantuan Air Bersih
Dia juga menegaskan, meski hujan telah berhasil memadamkan karhutla Riau, pihaknya menjamin proses penegakan hukum akan berjalan terus.
"Hujan boleh turun tapi penegakkan hukum jalan terus," tegas Fadil.(OL-3)
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Hingga kini proses pemadaman karhutla terus dilakukan secara intensif.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
Bantuan tersebut akan diajukan ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai bersama TNI, Polisi, BPBD Kota Dumai, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga saat ini masih berupaya keras memadamkan karhutla seluas 2 hektare di Riau.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved