Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
KRISIS air bersih akibat kemarau meluas di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Pekan ini, jumlah daerah yang dilanda kekeringan bertambah dari 15 desa menjadi 17 desa. Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten telah melakukan pengedropan air bersih sekitar 500 tangki atau 2,5 juta liter untuk membantu daerah kekeringan.
Sebanyak 17 desa krisis air bersih tersebut, tersebar di Kecamatan Kemalang, 5 desa; Jatinom, 4 desa; Karangnongko, 1 desa; Bayat, 4 desa; Cawas, 1 desa; dan Karangdowo, 2 desa. Kepala BPBD Klaten, Sip Anwar, Kamis (26/9), membenarkan jumlah daerah terdampak kemarau kini meluas hingga 17 desa. Kondisi kekeringan terparah di wilayah Kecamatan Kemalang.
Saat diminta konfirmasi desa kekeringan yang terparah di Kecamatan Kemalang. Sip Anwar menyebut Desa Sidorejo, Kendalsari, Balerante, Tlogowatu, dan Tegalmulyo.
"Untuk membantu daerah kekeringan, BPBD Klaten sejak 27 Mei lalu telah menyalurkan bantuan air total mencapai sekitar 500 tangki atau 2,5 juta liter hingga hari ini," ujar Sip Anwar, Kamis (26/9).
baca juga: Naik Kereta Api di Hari Istimewa Kereta Api
BPBD Klaten mendapat alokasi anggaran Rp200 juta untuk penanganan daerah rawan kekeringan. Anggaran itu diperkirakan cukup untuk kegiatan dropping air hingga musim hujan tiba. (OL-3)
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved