Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
BULOG Subdivre Regional (Subdivre) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mengakui penyerapan pada musim kemarau anjlok. Sebab, sebagian besar petani tidak panen akibat kemarau. Namun demikian, masih ada sebagian yang panen sehingga tetap ada yang masuk ke Gudang Bulog. Kepala Bulog Subdivre Banyumas, Sony Supriyadi mengatakan musim kemarau berdampak pada penyerapan.
"Ketika musim kemarau datang, maka petani banyak yang tidak tanam maupun panen. Sehingga penyerapan rendah jika dibandingkan dengan kondisi normal. Saat sekarang, penyerapan anjlok lebih dari 50%," jelas Sony, Selasa (24/9).
Ia mengatakan dalam kondisi normal, biasanya Bulog Banyumas mampu menyerap 100 ton setiap harinya. Namun, sejak musim kemarau, penyerapan maksimal hanya 50 ton atau turun 50%.
"Itu pun tidak setiap hari. Karena memang tidak banyak petani yang panen. Kalau pun ada hanya sebagian kecil saja," ujarnya.
baca juga: Permohonan Dispensasi Pernikahan Dini di Cianjur Meningkat
Sony mengatakan, sampai sekarang jumlah penyerapan masuk telah mencapai 16 ribu ton dari total prognosa yang ditetapkan 30.500 ton.
"Jumlah penyerapan telah mencapai sekitar 57% dari target yang ditetapkan," katanya. (OL-3)
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia terus menjadi perbincangan publik hingga di awal 2026.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Peneliti ungkap Suku Asli Amerika telah menyebarkan kentang liar melintasi wilayah Four Corners sejak 10.000 tahun silam, jauh sebelum era pertanian dimulai.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved