Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) Riau di Jalan GKPN Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (18/9), mulai mengancam permukiman penduduk. Kebakaran pada lahan masyarakat seluas 3 hektare dan telah berlangsung selama tiga hari terakhir kian mendekati permukiman penduduk.
"Sebanyak dua tim gabungan dikerahkan di Jalan GPKN, Desa Rimbo Panjang, karena api mendekati permukiman. Pemadaman gabungan bersama TNI, Polri, BPBD Kampar, dan BPBD Riau," kata Komandan Manggala Agni Daops Pekanbaru, Edwin Putra, Rabu.
Dijelaskannya, kebakaran lahan terjadi pada jenis tanah gambut. Adapun vegetasi yang terbakar berupa semak belukar, akasia liar, dan pakis. Lokasi karhutla di Desa Rimbo Panjang sebenarnya masuk dalam peninjauan Presiden Joko Widodo. Namun, Presiden membatalkan peninjauan karhutla di lokasi tersebut.
"Regu pemadam gabungan melanjutkan operasi pemadaman menggunakan 2 mesin pompa pemadam dan 4 jalur pemadaman. Sumber air dari kanal di sekitar sangat terbatas, sehingga dibantu oleh 1 unit mobil tanki dan mobil pemadam," jelas Edwin.
Baca juga: Tujuh Polda telah Tetapkan 230 Tersangka Perorangan Karhutla
Menurutnya, kebakaran di lahan masyarakat itu diduga karena unsur kesengajaan. Kondisi bahan bakar yang potensial memaksa regu gabungan terus berusaha melakukan penyekatan agar karhutla tidak meluas.
Berdasarkan data BNPB, luas karhutla di Riau telah lebih dari 40 ribu hektare dan termasuk daerah paling luas terbakar di Sumatra. Kondisi itu menyebabkan kualitas udara di Riau dalam sepekan terakhir berada level sangat tidak sehat dan berbahaya.
Sebagian masyarakat terpaksa mengevakuasi diri untuk pengobatan di posko kesehatan kabut asap karhutla terdekat.
"Saya datang ke posko Dinas Sosial Riau untuk memeriksa kesehatan karena mengalami sesak napas," ujar Lestari seraya memakai tabung oksigen di posko Dinas Sosial Riau Jalan Sudirman Pekanbaru. (OL-1)
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved