Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pariwisata secara resmi menggandeng Grab untuk meningkatkan pelayanan kepada para wisatawan yang berkunjung ke kawasan Danau Toba, Sumatra Utara.
Kolaborasi pemerintah dan swasta yang dinamai Grab Toba itu dituangkan dalam nota kesepahaman percepatan pengembangan pariwisata Danau Toba.
Melalui kerja sama tersebut, Grab menawarkan berbagai inisiatif untuk menyediakan lebih banyak pengalaman terbaik bagi wisatawan.
Baca juga: Ditelepon Wagub NTT, TKI Ungkap Dijual US$8.000 ke Suriah
Wisatawan dapat memesan layanan GrabCar Airport secara resmi di Bandara Silangit dan Kualanamu. Saat mendarat, pengunjung cukup memesan layanan GrabCar Airport langsung dari aplikasi Grab dan mengunjungi titik jemput resmi untuk menunggu jemputan. Selain itu, para pelancong juga dapat menikmati layanan GrabRent. Layanan tersebut dapat dinikmati wisatawan yang ingin menyewa mobil selama beberapa jam sehingga mereka dapat dengan mudah mengunjungi banyak destinasi wisata sekaligus.
"Maka itu, kami juga memberikan pelatihan kepada mitra pengemudi tentang cara menjadi pemandu wisata yang baik. Mereka sudah menerima sertifikasi Wonderful Indonesia dari Kementerian Pariwisata setelah mengikuti pelatihan khusus. Para wisatawan kini dapat merasakan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman sambil belajar lebih banyak tentang budaya dan kearifan lokal Indonesia dari mitra pengemudi bersertifikasi," ujar Kepala Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Arie Prasetyo di Balige, Sumatra Utara, Sabtu (7/9).
President Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengaku merasa terhormat karena diberi kepercayaan oleh pemerintah untuk turut berperan dalam mempromosikan pariwisata Danau Toba.
"Kami tawarkan banyak inisiatif bagi para wisatawan untuk dapat menikmati destinasi wisata sesuai dengan kebutuhan mereka. Kami juga memaksimalkan para mitra pengemudi untuk membantu para turis dengan sebaik-baiknya," ucap Ridzki. (X-15)
Di titik inilah perjalanan Grab Indonesia sepanjang 2025 layak dibaca bukan sebagai rangkaian inovasi teknologi, melainkan sebagai cermin perubahan struktur ekonomi rakyat.
Apakah perjalanan Grab bisa direkam suaranya? Pertanyaan ini kerap muncul terkait keamanan, dokumentasi pribadi, hingga bukti jika terjadi hal tidak diinginka
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menanggapi rencana keterlibatan Danantara dalam isu penggabungan dua perusahaan teknologi besar Grab dan Goto.
GRAB memperkuat ekosistemnya melalui program Eatfluencer di halaman Grab Discover untuk menghadirkan pengalaman yang semakin relevan dengan gaya hidup penggunanya.
Pemerintah membenarkan bahwa isu penggabungan dua perusahaan teknologi besar, Grab dan GoTo, memang tengah dibahas
Melalui Jaminan On Time Kejar Pesawat, Grab ingin menghadirkan ketenangan baru bagi pengguna yang mengandalkan GrabCar untuk mobilitas ke bandara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved