Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSES pendidikan yang setara dinilai menjadi salah satu kunci mobilitas sosial, khususnya bagi keluarga pekerja sektor informal di perkotaan. Melalui program beasiswa GrabScholar, Grab Indonesia menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp8,5 miliar kepada 2.316 pelajar dan mahasiswa dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung pendidikan inklusif bagi mitra dan masyarakat umum.
Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda sekaligus fondasi pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Program beasiswa ini menegaskan komitmen kami untuk membuka akses pendidikan yang lebih inklusif dan setara,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Sejak diluncurkan pada 2022, program GrabScholar telah menjangkau lebih dari 5.700 penerima manfaat yang terdiri dari mitra, keluarga mitra, serta masyarakat luas. Penyelenggaraan tahun 2025 menjadi periode dengan cakupan terluas karena untuk pertama kalinya menjangkau penerima dari berbagai jenjang pendidikan sekaligus.
Minat terhadap program ini juga sangat tinggi. Tercatat lebih dari 56.000 pendaftar dari seluruh Indonesia mengikuti seleksi untuk mendapatkan beasiswa tersebut.
Tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, program ini juga menyediakan dukungan tambahan berupa pendampingan belajar, bantuan akomodasi, serta perangkat laptop bagi penerima dari kategori mahasiswa. Dukungan ini diharapkan dapat membantu proses belajar secara berkelanjutan hingga mereka menyelesaikan pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, Grab bekerja sama dengan BenihBaik.com sebagai mitra penyalur dana guna memastikan seleksi dan distribusi bantuan berjalan transparan dan tepat sasaran.
Founder BenihBaik.com Andy F. Noya menilai kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam memperluas akses pendidikan inklusif di Indonesia.
“Melalui kerja sama ini, kami memastikan program dijalankan secara transparan dan memberikan dampak nyata bagi para penerima manfaat,” tuturnya.
Salah satu penerima beasiswa, Arsyi Falahi Ummi, yang juga merupakan mitra pengemudi perempuan, mengaku bantuan tersebut memungkinkan dirinya melanjutkan pendidikan tinggi di tengah keterbatasan ekonomi keluarga. Mahasiswi Diploma Desain Grafis di Universitas Brawijaya itu menyebut dukungan tidak hanya berupa biaya kuliah, tetapi juga fasilitas penunjang belajar.
Menurutnya, bantuan akomodasi dan laptop sangat membantu pengembangan kemampuan akademik, sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarga.
Melalui perluasan akses pendidikan, perusahaan berharap dapat mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga mitra secara berkelanjutan. Ke depan, Grab menyatakan akan terus memperluas dampak program pendidikan tersebut agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan belajar dan meningkatkan kualitas hidup melalui pendidikan. (E-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved