Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat terus mendorong sertifikasi halal untuk pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Langkah ini sangat penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat khususnya muslim. Cara ini juga dilakukan untuk meningkatkan potensi wisata halal yang bertujuan menarik kunjungan wisatawan luar negeri khususnya negara muslim. Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, pada tahun ini pihaknya menganggarkan Rp300 juta untuk pemberian sertifikat
halal bagi pelaku UMKM kuliner.
"Ditambah bantuan dari CSR Bank BJB Rp300 juta," katanya saat menghadiri penyerahan rekor MURI untuk olahan kuliner berbahan keju terbanyak, di Bandung, Sabtu (7/9).
Dia menyebut, sertifikasi halal secara gratis ini merupakan program rutin Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hingga semester pertama tahun ini, pihaknya sudah memberikan sertifikat halal kepada 300 pelaku UMKM kuliner. Dia berharap jumlah ini akan terus bertambah mengingat sektor usaha inipun menjadi tulang punggung perekonomian di Jawa Barat.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang mencapai 5,9% tidak terlepas dari sektor kuliner yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Terlebih, di kepemimpinan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki visi untuk memaksimalkan potensi pariwisata.
"(Kuliner) ini merupakan daya dorong untuk meningkatkan visi dan misi kami," kata Uu.
Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengakui kuliner menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi khususnya di wilayahnya.
"Kuliner jadi tulang punggung perekonomian Kota Bandung. Pertumbuhan ekonomi Kota Bandung naik jadi 7,2% berkat ekonomi kreatif," katanya.
baca juga: Malaysia Pulangkan 150 Pekerja Migran Bermasalah
Dia pun berharap gelaran ini mampu meningkatkan kreativitas pelaku UMKM khususnya sektor kuliner.
"Kegiatan ini bagus untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas pelaku usaha kuliner," katanya. (OL-3)
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempertegas komitmennya dalam mendukung daya saing pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) sektor perikanan melalui penguatan ekosistem halal.
Tujuan utama dari kesepakatan ini adalah membangun sinergi yang kuat, harmonisasi program, dan kolaborasi yang efektif dalam melaksanakan sosialisasi, edukasi, dan promosi bidang JPH.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal, kehalalan kini tak lagi sekadar syarat, melainkan menjadi simbol kualitas, keamanan, dan tanggung jawab moral.
produk-produk halal memiliki potensi besar untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah global.
Ia menjelaskan, secara global, halal sudah menarik bukan di negara muslim saja, tapi sudah menyasar ke negara non muslim seperti Tiongkok, Jepang, Rusia bahkan negara-negara Eropa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved