Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
KEMENTERIAN Pariwisata mengaku telah mendengar klarifikasi dari Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi terkait perbincangan wisata halal Danau Toba.
Kepala Biro Humas Kementerian Pariwisata Guntur Sakti mengatakan perbincangan tentang wisata halal di Sumatra Utara yang sedang ramai di media sosial sudah diklarifikasi gubernur.
"Pemprov dan Gubernur Sumut sudah meluruskan dan mengklarifikasi soal polemik ini," ujarnya, Kamis (5/9).
Baca juga: Puan Harap Keputusan Wisata Halal Toba tidak Langgar Kearifan Lokal
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, dalam keterangannya, mengatakan sangat menyadari keberagaman di daerah yang dipimpinnya tersebut.
Informasi tentang wisata halal di Danau Toba hingga menjadi perbincangan publik merupakan dampak dari upaya mendramatisasi hingga menjadi polemik.
Kawasan Danau Toba merupakan kawasan wisata terbuka untuk semua pihak tanpa memandang agama, suku, dan negara. Edy hanya meminta seluruh pengusaha rumah makan, khususnya para pengusaha rumah makan yang beragama Islam, untuk memasang label halal di rumah makan mereka. (OL-2)
Insiden yang terjadi, dapat segera ditangani dan ini menunjukkan kesiapsiagaan tim SAR Samapta serta Brimob yang bekerja profesional dan cepat.
Pembalap dari tim Sweden, Jonas Andersson berhasil menempati posisi terdepan usai menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 55,995 detik.
Ada keterlibatan masyarakat lokal sebagai tenaga profesional dalam mendukung penyelenggaraan acara.
Sebanyak 11 kontainer dengan berat total 83.488 kg telah diberangkatkan dari pelabuhan Belawan, Sumatra Utara menuju venue di Balige.
ASIA Pacific Championship Rally (APRC) 2025 bersama Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally Putaran 3 dipastikan akan digelar di perkebunan teh milik PTPN IV PalmCo Kebun Toba Sari, Simalungun
Variasi kedalaman ekstrem ini menunjukkan adanya kemiringan topografi dasar danau yang curam di Danau Toba.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved