Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Biro Humas dan Protokol Nusa Tenggara Timur (NTT) Marius Jelamu menyebutkan Timor Leste kini menjadi pasar potensial untuk produk olahan daging dan otomotif dari Indonesia. Untuk itu, Provinsi NTT yang berbatasan dengan Timor Leste harus melihat potensi itu sebagai peluang besar dalam perluasan akses pasar ekspor.
"Timor Leste mendatangkan daging ayam dari Brazil. Kami di NTT sangat kaya akan ternak. Ada satu juta ekor sapi, ayam dan ternak lainnya. Bisa jadi NTT menjadi suplier daging beku untuk Timor Leste dan akan lebih murah," ujar Marius Jelamu Pertemuan Bakohumas dengan tema Peran Pemerintah Provinsi NTT dalam rangksa Sosialisasi Perkembangan Hubungan Kerjasama Bilateral Antara NTT dengan Timor Leste, di Kupang, Kamis (29/8).
Menurut Marius, NTT punya kopi Flores yang belum lama ini diakui sebagai kopi terbaik dalam festival kopi di Paris, Prancis. Ada juga kopi Arabika Flores Bajawa, lopi Timor dan juga produk perkebunan lainnya seperti kakao, kemiri, vanili, dan jambu mente. Timor Leste juga bisa mendatangkan barang-barang tekstil dari Indonesia yang kemudian diekspor lagi ke negara lain.
"Barang-barang dari Indonesia tiba di Timor Leste diberi label dan diekspor, tentu keuntungannya dibagi antara Timor Leste dan Indonesia," ujarnya.
Menurutnya banyak peluang yang bisa dilakukan kerja sama antara kedua negara. Salah satunya ialah ekspor otomotif dari Indonesia melalui Kupang. Sedangkan sesuai data BPS NTT pada Mei 2019, volume ekspor NTT ke Timor Leste mencapai 5,128 ton atau senilai US$1.177.725 antara lain bahan-bahan kebutuhan pokok.
Marius menambahkan Indonesia juga menjadi pasar potensial bagi wisatawan Timor Leste karena akses antara dua negara sangat mudah. Untuk akses darat, ada sejumlah pintu perlintasan yang selama ini dimanfaatkan oleh pelintas batas kedua negara. Selain itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan pembangunan jalur laut yang menghubungkan antara Maritaing di Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor dengan Dili, ibu kota Timor Leste.
"Jalur ini akan dilayari feri," ujarnya.
Belum lama ini, jalur penerbangan menghubungkan Bandara El Tari Kupang dan Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato, Dili.
"Saat ini kita sedang berjuang untuk membuka penerbangan Kupang-Darwin dan kemungkinan dari Sydney ke Labuan Bajo," ujarnya.
baca juga: Kalsel Tangani 54 Kasus Karhutla
Akan tetapi Bandara Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat baru akan membuka penerbangan internasional pada 2021. Saat ini pengembangan bandara tersebut masih berlangsung. Airport Duty Manager, PT Angkasa Pura 1 Bandara El Tari Kupang, Made Yudha Pradipta mengatakan rencana penerbangan menuju Darwin, masih menunggu pengajuan slot penerbangan. Landasan pacu Bandara El Tari 2.500 meter dapat didarati pesawat Boeng 727-900. Dia menyebutkan saat ini Bandara El Tari sedang dikembangkan untuk lebih banyak menampung pesawat, antara lain terminal penumpang dan apron. Dengan perluasan terminal penumpang, akan menampung sekitar 3,2 juta penumpang.
"Ada tambahan stand parkir pesawat untuk memenuhi kuota penerbangan yang akan masuk NTT,' ujarnya. (OL-3)
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
Pelajari cara menghitung pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan rumus PDB riil. Panduan lengkap beserta indikator dan contoh penghitungan mudah.
Transisi menuju ekonomi sirkular dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif, meningkatkan daya saing nasional, serta membantu pencapaian target Net Zero Emissions 2060.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved