Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
WALAUPUN sudah ada peningkatan jumlah penderita Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda hampir dua bulan. Namun hingga sekarang Dinas Kesehatan Kalteng belum menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul beralasan belum ditetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB), karena peningkatan ISPA di Kalteng hanya sekitar 30% bukan 200%.
Menurut Suyuti, dinas kesehatan Kalteng mempunyai program sistem deteksi dini dan ternyata kenaikan ISPA di Kalteng tidak signifikan hanya 30% dari 2.000 penderita per bulan
"Dan yang kami sayangkan tidak semua dokter praktek yang melaporkan penderita ISPA hanya yang rutin melaporkan adalah puskemas," jelas Suyuti, Kamis (22/8).
Walaupun masih belum banyak yang melaporkan, ia tetap akan menekan kenaikan ISPA dengan memberikan maskser ke seluruh puskesmas, rumah sakit dan sekolah dan masyarakat.
"Contohnya pada Dinas kesehatan Palangkaraya sudah ada 11 ruang oksigen yang berada di puskesmas, RS Kalampangan dan RSUD Doris Silvanus Palangka Raya," ungkapnya.
Untuk pasien yang akan menggunakan rumah oksigen harus didampingi tenaga medis.
baca juga: Kawasan Tahura Sultan Adam Terbakar
"Dan perlu edukasi ke masyarakat kalau tidak ada masalah dengan pernapasan tidak perlu menggunakan oksigen karena bisa keracunan." jelasnya.
Dari pantauan kondisi asap di Palangka Raya dua hari terakhir asap sudah mulai berkurang kwalitas udara pada level sedang. Kalaupun ada asap itu hanya terjadi pada pagi hari, dan siang hingga malam hari sudah menghilang. (OL-3)
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto ingatkan daerah siaga dini hadapi fenomena bencana tak merata, mulai dari banjir hingga karhutla jelang puncak kemarau 2026.
Karhutla terjadi akibat adanya oknum masyarakat yang sembarang melempar puntung rokok ke lahan kering yang mudah terbakar ataupun yang membuka lahan dengan cara membakar.
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved