Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti menyebut pentingnya memupuk rasa nasionalisme di kalangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal itu untuk merawat rasa kebanggaan sebagai bangsa Indonesia
Itu sebabnya Ni Putu Eka Wiryastuti meminta setiap OPD di Lingkungan Pemkab/Pemkot memakai pakaian khas daerah di seluruh Indonesia pada apel perayaan HUT ke-74 Republik Indonesia di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Tabanan.
“Dengan nuansa Nusantara ini kita berharap rasa cinta terhadap Ibu Pertiwi dan rasa nasionalis itu semakin dibangkitkan,” ucap Ni Putu Eka.
Baca juga: HUT RI, Ratusan Pendaki Bakal Upacara di Gunung Arjuno-Welirang
“Dan ini membuat kita bangga menjadi rakyat, menjadi Bangsa Indonesia yang mempunyai banyak, etnis, suku dan budaya, tempat lain kan belum tentu punya. Ini adalah harta karun kita. Pak (Presiden RI) Jokowi pun apel bertemakan nusantara, kenapa kita tidak,” imbuhnya.
Menurut Bupati Eka, mencari dan mengenakan busana daerah itu bukanlah hal yang susah. Yang dibutuhkan hanya kemauan. “Yang penting rasa nasionalisme kita tumbuh. Itu besar sekali manfaatnya untuk kita. Indonesia itu Negara yang kaya raya banget yang punya harta luar biasa, khususnya seni dan budaya yang harus kita cintai. Kalau bukan kita yang mencintai, siapa lagi. Ayo nanti kita momen-momen apa saja kita pakai baju adat nasional.”
Turut hadir pada apel tersebut, Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tabanan, Instansi Vertikal dan BUMD di lingkungan Pemkab Tabanan, Sekda Kabupaten Tabanan, para pejuang kemerdekaan (Veteran), beserta seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan.
Terlihat ratusan peserta apel yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat sangat khidmat mengikuti apel. Puncaknya saat pengibaran bendara Merah Putih oleh para Paskibraka yang merupakan siswa-siswi terbaik SMA/SMK baik Negeri maupun Swasta di Kabupaten Tabanan. Tampak dengan berwibawa dan penuh semangat nasionalisme mengibarkan bendera Merah Putih. (OL/A-3)
SEMANGAT kemerdekaan Indonesia selalu identik dengan kebebasan, termasuk kebebasan dalam memilih gaya hidup yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menghadirkan gebrakan berbeda dalam Karnaval Kemerdekaan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Dengan pembaruan pendidikan, tokoh terdidik seperti Soekarno dan Sutan Sjahrir lahir dan menjadi pelita bagi masyarakatnya.
Dengan mengangkat karya intelektual, dialog kebangsaan, serta semangat persatuan, acara ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam membangun Indonesia.
Gebyar Kemerdekaan merupakan agenda tahunan Peradi Jakbar yang juga sebagai ajang silaturahim
Dalam pidatonya, Wakil Ketua Golkar DKI Ashraf Ali menegaskan bahwa perjuangan para pahlawan harus diteruskan dengan cara yang relevan di era modern ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved