Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Jambi proaktif berkeliling keluar masuk kampung untuk merangkul dan mengajak masyarakat supaya tidak membakar lahan, khususnya pada saat musim kemarau.
Kegiatan difokuskan di delapan wilayah kabupaten yang dipetakan rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Kedelapan kabupaten tersebut, yakni Kabupaten Muarojambi, Batanghari, Tanjungjabung Timur, Tanjungjabung Barat, Tebo, Sarolangun, Bungo dan Kabupaten Merangin.
Menurut Gubernur Jambi Fachrori Umar, Tim Satgas Karhutla yang dia kukuhkan semenjak 23 Juli 2019 lalu itu, selain melakukan patroli pengawasan dan pemadaman, dibebankan tugas melakukan pencegahan. Salah satu langkah yang diyakini efektif, kata Fachrori adalah menyebar Tim Satgas ke 151 desa dan kelurahan rawan terbakar, dan merangkul warga
setempat untuk ikut berperan mencegah.
Seperti dilakukan Tim Satgas di Kecamatan Pemenang, Kabupaten Merangin beberapa hari ini. Kapolsek Pamenang AKP Niko, Danpos Koramil 420-09/Bangko Peltu Gino Raharjo beserta sejumlah anggota didampingi sejumlah satuan polisi pamong praja kecamatan setempat, berkeliling mengimbau warga Desa Kroya, Desa Jelatang dan Desa Blengo untuk tidak membakar lahan saat membuka usaha pertanian saat kemarau ini.
Pelibatan masyarakat untuk mencegah Karhutla juga dilakukan warga di Kabupaten Kampar, Riau. Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead menyaksikan kerja MPA (masyarakat Peduli Api) binaan Manggala Agni, personel Dinas LHK Riau, TNI dan Polri bahu-membahu melakukan pemadaman.
Nazir mengatakan masyarakat setempat sudah difasilitasi badan restorasi gambut dan Pemprov untuk membuat sumur bor. "Saya menyaksikan semprotan air masih sangat kuat di jarak 180 m dari sumur, dan pembasahan gambut dapat berjalan dengan cukup efektif,” ungkapnya seperti dikutip Antara.
Khusus untuk wilayah Tapung, Kampar yang sedang dikunjunginya, Nazir mengungkapkan akan membangun 50 sumur bor untuk mengantisipasi kebakaran ke depan. Sebagian wilayah tersebut berupa semak belukar, nantinya akan dikelola masyarakat menjadi kebun nanas. “Sehingga masyarakat bisa menjaga area tersebut dan mencegah kebakaran di saat kemarau,” pungkasnya. (A-2)
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Di luar sanksi hukum, WALHI Sumut menekankan pentingnya agenda pemulihan ekosistem yang terencana, terukur, dan melibatkan masyarakat terdampak.
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Baterai kertas umumnya menggunakan substrat berbasis selulosa, yakni kertas, sebagai struktur utama yang digabung dengan material elektroda dan elektrolit yang aman serta mudah terurai.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Negara bagian Victoria, Australia, tetapkan status darurat akibat kebakaran hutan hebat. Satu orang tewas dan ratusan rumah hancur saat api melahap lahan seluas dua kali London.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
Kemudian, memastikan masyarakat lokal, yang paling tahu tentang gambut, mendapatkan pelatihan dan dukungan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved