Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) Rayon Larantuka, di Kabupaten Flores TImur, NTT menargetkan tahun ini, seluruh desa dan kelurahan yang tersebar di wilayah Flores Timur daratan 100% akan teraliri listrik. Hingga kini, masih 4 desa yang berada di wilayah Kecamatan Tanjung Bunga, belum teraliri listrik, dari total 90 desa dan kelurahan di delapan kecamatan tersebar di Flores Timur daratan.
Pelaksana Tugas (Plt) Manager PLN Rayon Larantuka, Anak Agung Ngurah Maha Adisurya, saat ditemui Senin (5/8) mengaku optimistis dengan target ini. Sebab tinggal empat desa yang menjadi perhatian PLN saat ini untuk segera mendapatkan penerangan listrik.
"Kami menargetkan tahun ini, sejumlah desa yang belum dialiri listrik akan segera menyala. Ada empat desa yang belum menyala saat ini, yaitu tiga desa yang sudah dipasang jaringan, tetapi belum pemasangan instalasinya yaitu Desa Aransina, Desa Latonliwo 1, dan Desa Latonliwo 2.
Sementara satu desa lagi, yaitu Desa Patisirawalang hingga kini belum dipasangan jaringan karena kendala infrasturktur. Anak Agung mengharapkan partisipasi pemerintah dan desa untuk membantu PLN mempermudah sejumlah proses agar pembangunan jaringan bisa terlaksana segera.
"Kami juga berharap kerjasama dengan pemerintah untuk membantu kesulitan infrastruktur di Desa Patisirawlang, sehingga mempermudah kami melakukan pemasangan jaringan listrik di sana. Juga bagi kepala desa, saat ini kami masih menuggu pihak instalator yang ditunjuk oleh desa setempat, agar segera memasang instalasi sehingga bisa segera dialiri listrik," ungkap Anak Agung.
Sementara itu, sejumlah warga mengaku senang dengan komitmen PLN tersebut dan secepatanya bisa direalisasikan. Salah seorang warga Desa Aransina, Kosmas misalnya mengaku sudah bertahun-tahun terbiasa hidup tanpa listrik, sehingga merasa senang jika listrik akhirnya bisa menerangi desa mereka.
baca juga: Drg Romi akan Ditempatkan di RSUD Solok Selatan
"Sudah bertahun-tahun pak, kami hidup dalam gelap ini. Kami sudah terbiasa. Kami harap tidak sekedar janji, dan bisa secepatnya terwujud, karena kami senang sekali jika akhinya kampung kami bisa menyala seperti di tempat-tempat lain," ungkap Kosmas.
(OL-3)
ULP Siantar Kota melayani sistem kelistrikan dan pelayanan pelanggan seputaran Kota Pematangsiantar dan sebagian wilayah Kabupaten Simalungun.
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved