Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMARAU panjang memicu terjadinya kekeringan dan krisis air bersih menyebabkan meningkatnya kassus diare dan ispa di Kabupaten Flores Timur. Data dari dinas kesehatan Flores Timur menyebutkan penyakit paling banyak terjadi di musim kemarau adalah infeksi saluran pernapasan akut (ispa) dan diare. Dalam kurun lima bulan terhitung dari Januari hingga Mei tercatat 18.079 kasus ispa, dan 892 kasus penyakit diare.
Kepala Dinas Kesehatan Flores Timur, Ogi Silimalar melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Sudirman Kia, mengatakan saat ini para petugas kesehatan terus memantau dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ispa dan diare.
"Ada dua jenis penyakit yang saat ini meningkat akibat kemarau, yaitu penyakit ispa yaitu gangguan pernapasan seperti batuk dan pilek karena musim kemarau ini sering berdebu, angin yang cukup keras serta terjadinya perubahan suhu, sehingga kasus ispa ini meningkat. Selain itu kami pun waspada terhadap penyakit diare yang saat ini juga meningkat karena mulai berkurangnya air bersih akibat kekeringan," ujar Sudirman, Senin (5/8).
baca juga: Operasional KA di Bandung Sempat Terganggu Saat Listrik Padam
Sudirman menambahkan bahwa dari laporan 21 puskesmas yang ada di Flores Timur memang terjadi peningkatan penyakit ispa dan diare, yang berpotensi terjadi kejadian luar biasa. Pasalnya dalam kurun waktu lima bulan mulai Januari hingga Mei ada 18.079 kasus ispa. Sedangkan kasus diare sebanyak 892 kasus.
"Kami berharap warga harus mulai membiasakan pola hidup sehat untuk membentengi diri dari penyakit, dan menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya. (OL-3)
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved