Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Dua Helikopter Dikerahkan Atasi Karhutla di Kalsel

Denny Susanto
24/7/2019 13:31
Dua Helikopter Dikerahkan Atasi Karhutla di Kalsel
Ilustrasi(MI/Rudi Kurniawansyah )

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan dua helikopter pengebom air (water boombing) untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. Saat ini Kalsel dalam status daruray siaga bencana karhutla.

"BNPB mengirimkan dua helikopter water boombing untuk atasi karhutla," ujar Kepala BPBD Kalsel, Wahyudin Ujud, Rabu (24/7).

Dua helikopter water boombing yang dikerahkan ke Kalsel adalah heli berjenis MI 8 milik perusahaan Avian Nusa Dirgantara dan Kamov KA 32T  milik Rajawali Pratama Internasional.

Helikopter jenis ini sanggup terbang selama 4 jam sekali terbang dan bertugas mengatasi titik api yang tidak bisa terjangkau oleh tim satgas darat BPBD Kalsel. Ditambahkan Wahyuddin sumber air untuk aksi pemadaman berupa embung dan danau sejauh ini masih baik. Sebelumnya Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor telah meminta BPBD untuk memanfaatkan semaksimal mungkin dua helikopter bantuan BNPB tersebut.

baca juga: Mengembalikan Orang Menjadi Manusia Mulia

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Sahrudin mengungkapkan dua heli diupayakan akan terbang tiap hari, dengan durasi 7 jam setiap hari. Pada bagian lain Polda Kalsel melalui Kepala Bidang Humas, Muhammad Rifai mengatakan pihaknya telah menerjunkan sedikitnya 500 orang personel untuk membantu mengatasi karhutla di Kalsel.

"Karhutla dan kabut asap selama ini telah merugikan banyak pihak dari sisi kesehatanya," tuturnya.

Rifai berjanji pihaknya akan menindak tegas baik individu maupun korporasi yang sengaja melakukan pembakaran dalam kegiatan pembukaan lahan mereka. (OL-3)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya