Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan dua helikopter pengebom air (water boombing) untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. Saat ini Kalsel dalam status daruray siaga bencana karhutla.
"BNPB mengirimkan dua helikopter water boombing untuk atasi karhutla," ujar Kepala BPBD Kalsel, Wahyudin Ujud, Rabu (24/7).
Dua helikopter water boombing yang dikerahkan ke Kalsel adalah heli berjenis MI 8 milik perusahaan Avian Nusa Dirgantara dan Kamov KA 32T milik Rajawali Pratama Internasional.
Helikopter jenis ini sanggup terbang selama 4 jam sekali terbang dan bertugas mengatasi titik api yang tidak bisa terjangkau oleh tim satgas darat BPBD Kalsel. Ditambahkan Wahyuddin sumber air untuk aksi pemadaman berupa embung dan danau sejauh ini masih baik. Sebelumnya Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor telah meminta BPBD untuk memanfaatkan semaksimal mungkin dua helikopter bantuan BNPB tersebut.
baca juga: Mengembalikan Orang Menjadi Manusia Mulia
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Sahrudin mengungkapkan dua heli diupayakan akan terbang tiap hari, dengan durasi 7 jam setiap hari. Pada bagian lain Polda Kalsel melalui Kepala Bidang Humas, Muhammad Rifai mengatakan pihaknya telah menerjunkan sedikitnya 500 orang personel untuk membantu mengatasi karhutla di Kalsel.
"Karhutla dan kabut asap selama ini telah merugikan banyak pihak dari sisi kesehatanya," tuturnya.
Rifai berjanji pihaknya akan menindak tegas baik individu maupun korporasi yang sengaja melakukan pembakaran dalam kegiatan pembukaan lahan mereka. (OL-3)
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto ingatkan daerah siaga dini hadapi fenomena bencana tak merata, mulai dari banjir hingga karhutla jelang puncak kemarau 2026.
Karhutla terjadi akibat adanya oknum masyarakat yang sembarang melempar puntung rokok ke lahan kering yang mudah terbakar ataupun yang membuka lahan dengan cara membakar.
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved