Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Sumatra Utara menerima 3.091 mahasiswa melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019. Jumlah tersebut merupakan total jumlah dari 2.463 peserta berasal dari Sumut dan 628 orang dari luar Sumut.
Untuk tahun ini, USU juga masuk dalam 10 besar jumlah peminat SBMPTN terbanyak di seluruh Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia, dengan jumlah peminat sebesar 36.585 peserta yang memilih USU.
Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor I USU Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kealumnian, Prof Dr Ir Rosmayati, di ruang kerjanya, Selasa (9/7/2019) petang.
Dia mengatakan, untuk program studi favorit yang tinggi peminatnya pada tahun ini antara lain Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (1.561 orang), Prodi Agro Ekoteknologi (1.387), Prodi Kehutanan (1.324) pada kategori Saintek (IPA), dan Prodi Ilmu Hukum (1.822), Prodi Ilmu Administrasi Negara (1598), Prodi Ilmu Administrasi Bisnis (1471) pada kategori Soshum (IPS).
Baca juga: Jumlah SMK akan Dikurangi, Siswa Diperbanyak
Sebaran latar belakang pendidikan para peserta SBMPTN 2019 di USU masih didominasi oleh peserta dari SMU sebanyak 30.212 peserta. Sedangkan peserta yang berasal dari SMK, MA, dan sekolah lainnya berjumlah 6.373 peserta.
Dia mengatakan untuk calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus, selanjutnya dapat melakukan tahapan pengisian data UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang dibuka mulai 10 hingga 16 Juli 2019. Dilanjutkan dengan pembayaran UKT pada 25-30 Juli 2019.
Prof Rosmayati selanjutnya mengimbau kepada masyarakat yang anaknya tidak lulus di SBMPTN di USU agar mendaftarkan anaknya kembali melalui jalur Program Mandiri USU yang pendaftaran onlinenya sudah dibuka sejak 11 Juni 2019 hingga 17 Juli 2019 melalui laman
https://penerimaan.usu.ac.id, dengan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp500.000 melalui Bank BNI.
Ujian Tulis Mandiri dijadwalkan akan dilaksanakan pada 20 Juli 2019, dengan lokasi ujian berada di lingkungan Kampus USU Medan.
Hasil dari ujian Mandiri ini akan diumumkan pada 27 Juli 2019 mendatang yang bisa dilihat melalui laman https://penerimaan.usu.ac.id.
"USU juga membuka peluang bagi masyarakat di Sumut yang tetap berminat untuk kuliah di USU, jika tidak lulus melalui jalur SBMPTN dan Mandiri, dapat mencoba pada seleksi Program Diploma (D III) USU. Pendaftaran untuk program Diploma ini dibuka pada 8 hingga 31 Juli 2019. Ujian tulisnya akan dilaksanakan pada 3 Agustus dan hasilnya akan diumumkan pada 10 Agustus 2019," ujar Rosmayati. (OL-1)
FGD ini dihadiri oleh perwakilan dari 56 perguruan tinggi se-Indonesia yang berdialog langsung dengan pelaku industri Malaysia.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara perguruan tinggi dan mitra industri untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan dinamika dan tuntutan dunia profesional.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik lintas negara dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui sinergi antarinstitus.
Dekan FPsi UNJ, Gumgum Gumelar, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan dunia kerja dalam menyiapkan lulusan psikologi yang adaptif, kompeten.
Berdasarkan rilis resmi THE WUR 2026, UNJ menempati peringkat dunia 1501+ dengan skor keseluruhan 10,3–27,2
Puluhan PTS gulung tikar karena kebijakan pembatasan kerumunan dan kewajiban belajar daring bagi seluruh jejanjang pendidikan, termasuk perguruan tinggi.
SEJARAH ujian masuk perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia dimulai sejak awal pendirian PTN di negara ini.
PENDAFTARAN ujian tulis berbasis komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2023 tersisa satu hari lagi, sebelum ditutup pada Jumat, 14 April 2023, besok.
INSTITUT Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyosialisasikan penerimaan calon mahasiswa baru jalur SNBT 2023 untuk program sarjana, dan sarjana terapan, hingga kelas internasional.
Aspek yang dinilai atau yang diukur itu jangan hanya aspek kognitif.
PTN percaya mahasiswa dengan jurusan apa pun di SMA/MA/SMK dan Paket C bisa memilih prodi yang diminati tanpa dibatasi pengelompokan jurusan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved