Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT Naek Tigor Sinaga mengatakan investasi di sektor pariwisata sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah itu.
Saat ini, Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan tujuh destinasi wisata prioritas yang akan menjadi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru, di luar destinasi wisata Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat.
Tujuh destinasi itu ialah Fatumnasi di Timor Tengah Selatan, Lamalera di Lembata, Mulut Seribu di Rote, Pantai Liman di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Desa Koanara di Ende, Wolwal di Alor, dan Praimadita di Sumba Timur.
"Mulut seribu, bisa dikembangkan jadi obyek wisata menarik, mini raja empat NTT. Di sana sangat terkenal dengan budidaya rumput laut," kata Tigor saat berbicara dalam kegiatan 'Sante-Sante Baomong deng Media' yang membahas Desiminasi Laporan Perekonomian NTT dan Peremagan Sektor Jasa Keuangan dan Edukasi Perlindngan Konsumen di Kantor Perwakilan BI NTT, Selasa (9/7).
Perairan mulut seribu terletak di Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, merupakan gugusan pulau-pulau kecil mirip destinasi wisata Raja Ampat di Papua Barat.
Lokasi ini mulai berkembang menjadi tujuan wisata favorit beberapa tahun terakhir, setelah dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara yang kemudian memviralkan lewat media sosial.
Selain gugusan pulau, pemerintah daerah juga bisa menjadikan budidaya dan pengolahan rumput laut di perairan itu menjadi lokasi yang menarik untuk dikunjungi wisatawan.
"Bisa juga dibangun menara pandang, dan wisatawan bisa selfi sambil memandang ke laut biru," ujarnya.
Pertumbuhan Ekonomi
Jika tujuh destinasi wisata itu sudah dikelola secara maksimal, Tigor yakin ekonomi NTT akan tetap tumbuh di atas 5%.
Sesuai catatan BI Perwakilan NTT, pada triwulan I 2019 perekonomian NTT tercatat 5,09% (year on year/yoy), lebih rendah dibandingkan triwulan IV 2018 sebesar 5,32% (yoy). Pertumbuhan ekonomi NTT masih lebih tinggi dibandingkan nasional yang hanya tumbuh 5,07% (yoy).
Perlambatan pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT tersebut terutama disebabkan oleh perlambatan konsumsi pemerintah seiring belum terealisasinya belanja pemerintah di awal tahun.
Dari segi lapangan usaha, kontraksi di sektor pertanian menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT seiring cuaca buruk di awal tahun yang lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, Pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT pada triwulan II 2019 diperkirakan meningkat sebesar 4,98%-5,38% (yoy). Hal itu terutama didorong oleh konsumsi rumah tangga seiring momen bulan puasa Ramadan dan libur panjang Idul Fitri.
Pada saat yang sama juga terjadi peningkatan realisasi belanja pemerintah seiring momen pemilu pada April 2019, realisasi infrastruktur, dan kenaikan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum serta transportasi seiring libur Idul Fitri.
"Saya optimistis penduduk NTT lebih dari 5 juta jiwa jadi sumber pertumbuhan ekonomi baru, bisa tumbuh lebih dari lima persen seperti peran masyarakat melalui Bumdes," ujarnya.
Baca juga: NTT Gelar Kejuaraan Tinju the Border Battle 2019
Diskusi bersama wartawan tersebut juga dihadiri perwakilan perbankan dan sejumlah pengamat ekonomi dari Universitas Nusa Cendana dan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Pembicara lainnya dalam diskusi ini yakni Kepala Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT Robert Sianipar, Kepala Kantor Wilayah Pembendaharaan NTT Lidya Kurnawati Kristiani, dan Asisten Perekonomian Setda NTT Semuel Rebo
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Wayan Darmawa mengatakan alokasi anggaran pengembangan destinasi wisata di ujung timur Pulau Rote itu dialokasikan mulai 2019. Untuk transportasi ke daerah itu, menurut Wayan, Gubernur NTT Viktor Laiskodat telah menyampaikan kepada pemerintah pusat untuk pengadaan kapal dengan kualitas keamanan yang memadai.
"Kita berharap pada 2020 sudah bisa diekspose sebagai destinasi wisata atraktif di NTT," ujarnya. (A-4)
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
Pelajari cara menghitung pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan rumus PDB riil. Panduan lengkap beserta indikator dan contoh penghitungan mudah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved