Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akhirnya meminta kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak enam unit helikopter water bombing. Permintaan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi Kalteng menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama untuk melakukan pemadaman pada lokasi yang jauh di dalam hutan. Rencana helikopter ini akan ditempatkan di tiga kabupaten yang akan dijadikan sebagai pangkalan (home base). Hal ini dikatakan Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri kepada wartawan di Palangka Raya, Rabu (3/7).
Menurut Fahrizal, permintaan enam helikopter ini selain sebagai bentuk antisipasi, tapi juga untuk upaya pemadaman yang jauh dari akses jalan sehingga bisa tetap dilakukan.
"Enam helikopter nantinya akan kita sebar, yakni 3 unit di bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, 2 unit di Bandara Sultan Iskandar Kabupaten Kotawaringin Barat dan 1 unit di Bandara Haji Assan, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur," jelasnya.
Ia juga meminta dengan kondisi El Nino lemah seperti saat ini, semua pihak tetap harus waspada jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Intinya lingkungan kita mempunyai kemampuan lebih besar untuk terbakar. Makanya masyarakat harus hati-hati dan jangan membakar," pintanya.
Pemprov Kalteng pun terus melakukan sosialisasi kepada warga dan perusahaan, agar tidak melakukan pembakaran lahan. Apabila ada warga yang membangkang, maka tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan penindakan.
"Bila terjadi secara sporadis maka tidak menutup kemungkinan aparat akan melakukan penangkapan," tegasnya.
Sementara itu epala Pelaksanaan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kalteng, Mofit Saptono Subagio ketika dihubungi mengatakan, kebakaran lahan yang terjadi di Kota Palangka Raya dilakukan warga dengan sengaja.
baca juga: Lima Makanan Khas Indonesia Paling Favorit di Luar Negeri
"Warga mencoba membakar lahan mereka namun segera kita padamkan. Kita lakukan pembinaan supaya tidak membakar lagi," kata Mofit.
Dan pihaknya terus melakukan patroli keliling dan apabila ada ditemukan walau sedikit terbakar maka akan langsung dipadamkan.
"Pos dilapangan sudah standby dan siap jika sewaktu-waktu ada laporan kebakaran dari masyarakat," pungkasnya. (OL-3)
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau akan lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 akan datang lebih awal di sebagian besar wilayah Indonesia dan berlangsung lebih kering dari normal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved