Minggu 26 Mei 2019, 08:45 WIB

53 Desa Terpapar Abu Vulkanis Gunung Agung

Media Indonesia | Nusantara
53 Desa Terpapar Abu Vulkanis Gunung Agung

ANTARA FOTO/Nurul Husaeni
Abu vulkanis dan batu pijar terlontar dari kawah Gunung Agung.

 

KONDISI Gunung Agung Bali masih rawan. Sebanyak 53 desa yang tersebar di 20 kecamatan di Bali terpapar abu vulkanis dari letus­an yang terjadi pada Jumat (24/5) malam.

Kepala Subdit Bidang Mitigasi Bencana Gunung Api Wilayah Timur PVMBG Kementerian ESDM, Devi Kamil Syahbana, mengungkapkan, dari hasil pantauan di pos pantau Rendang menunjukkan potensi letusan Gunung Agung masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan. “Potensi erupsi dalam beberapa waktu ke depan dengan skala yang relatif sama dengan erupsi yang terjadi kemarin. Semburan abu dan lava pijar mungkin sama. Sampai saat ini data menunjukkan bahwa untuk terjadi erupsi yang jauh lebih besar belum teramati indikasinya,” ujar Devi.

Pihak PVMBG terus­ mengamati setiap saat dan menge­valuasi aktivitas Gunung Agung. “Dari 53 desa di 20 kecamatan di Bali yang terpapar tadi, kondisi paling parah berada di beberapa desa bagian barat lereng Gunung Agung,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bali Made Rentin di Denpasar.

Untuk Kabupaten Karangasem, misalnya, desa yang terparah terdampak ada di Kecamatan Rendang, yakni Desa Pempatan, Nongan, Besakih (Dusun Temukus, Angsoka, Kesimpar, Dusun Besakih Kangin), Pempatan (Dusun Pura Gae, Pemuteran), Menanga (Dusun Belatung, Pejeng, Menanga), dan Desa Rendang.

Petugas sejak semalam terus mengimbau warga untuk menggunakan masker dalam aktivitas sehari-hari. Penggunaan masker­ ini sangat dibutuhkan untuk menghindari berbagai penyakit saluran pernapasan akibat paparan abu vulkanis. Hingga saat ini petugas sudah membagikan sekitar 50 ribu masker di beberapa titik di 20 kecamatan yang terpapar abu vulkanis.

Radius zona bahaya belum berubah, yakni 4 kilometer dari puncak kawah. Statusnya juga tidak dinaikkan, yakni berada di level 3 siaga. Namun, PVMBG tetap meminta masyarakat, para pendaki, dan wisatawan tidak berada di radius 4 kilometer. Masyarakat yang bertempat tinggal di 28 desa di lereng Gunung Agung diminta tetap waspada dan mengikuti ­arahan petugas.

Menurutnya, kalaupun akhirnya Gunung Agung meletus, seluruh skenario sudah disiapkan untuk meminimalisasi korban jiwa. Hal ini sudah terbukti dalam penanganan letusan Gunung Agung beberapa waktu lalu yang tertangani dengan baik.

“Kita tidak berharap Gunung Agung meletus, bahkan kami berdoa supaya tidak terjadi yang tidak diinginkan. Namun, kalaupun terjadi, kami sudah siap dengan segala skenario, peralatan dan SDM yang sudah profesional. Penanganannya lintas sektoral bersinergi,” pungkas Rentin. (OL/N-1)

Baca Juga

MI/Apul Iskandar

Banjir Tebing Tinggi, 56 Posko Didirikan

👤Apul Iskandar 🕔Minggu 29 November 2020, 06:57 WIB
Pemkot Tebing Tinggi, Sumatra Utara mendirikan 56 posko untuk membantu warga daerah itu yang terdampak banjir akibat meluapnya Sungai...
Antara

DIY Dapat Alokasi Jatah Vaksin 2,2 Juta

👤 (DY/E-1) 🕔Minggu 29 November 2020, 05:55 WIB
DAERAH Istimewa Yogyakarta akan mendapatkan alokasi 2,2 juta vaksin untuk diberikan kepada...
Dok KPU

Petugas KPPS Reaktif Covid-19 Siap Diganti

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 November 2020, 05:50 WIB
KPU Kabupaten Mukomuko, Bengkulu siap mengganti anggota KPPS Pilkada 2020 yang dinyatakan reaktif...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya