Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Pembangunan Jembatan Sungai Alalak, Trans Kalimantan Ditutup

Denny S
01/4/2019 16:30
Pembangunan Jembatan Sungai Alalak, Trans Kalimantan Ditutup
Jalur Trans Kalimantan( ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang)

RUAS jalan Trans Kalimantan yang menghubungkan Kota Banjarmasin menuju Kabupaten Barito Kuala di Kalimantan Selatan ditutup menyusul mulai dibangunnya jembatan Sungai Alalak Banjarmasin. Penutupan jalan diperkirakan akan berlangsung selama dua tahun ke depan.

Terhitung sejak Senin (1/4), Pemprov Kalsel melakukan penutupan ruas jalan Banjarmasin menuju Handil Bhakti Kabupaten Barito Kuala seiring dimulainya pembangunan jembatan Sungai Alalak. 

"Ruas jalan Alalak ditutup karena pembangunan jembatan dan rutenya dialihkan ke jalur yang sudah ditentukan," tutur Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Rusdiansyah.

Pekerjaan proyek pembangunan jembatan Sungai Alalak diperkirakan akan memakan waktu selama dua tahun. Proyek pembangunan Jembatan Sungai Alalak menghabiskan anggaran Rp264,5 miliar, bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun anggaran 2018-2020.

 

Baca juga: Ribuan Warga di Balangan Kalsel Terdampak Banjir

 

Penutupan akses Jalan Brigjen H Hasan Basry, Kayutangi Ujung, Banjarmasin menuju-Handil Bakti, Barito Kuala ini akan memakan waktu hingga dua tahun ke depan. Jembatan Sungai Alalak didesain bentang panjang model cable stayed 850 meter yang dikerjakan PT Wijaya Karya (Wika) dan PT Pandji. 

"Proyek jembatan ini akan selesai pada 2021 mendatang,' ujarnya.

Berdasar manajemen rekayasa lalu lintas yang telah disepakati Polda Kalsel, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR dan instansi terkait, pola lalu lintas satu arah akan diterapkan di kawasan Kayutangi dan Handil Bakti. 

Ada tujuh strategi atau manajemen lalu lintas yang diterapkan selama dua tahun adalah aturan lalulintas kendaraan pickup, bus, truk, kendaraan tangki kecil, sedang dan besar.

Perubahan arus kendaraan bermotor ini pun dinilai akan berdampak bagi para pemilik warung makanan. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya