Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Tegal, Jawa Tengah (Jateng), terus mengoptimalkan kinerjanya.
Untuk lebih memaksimalkan potensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), OJK Tegal bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menggelar workshop di 211 desa, Senin (18/2).
Dalam rilis yang diterima Senin (18/2) malam, OJK Tegal juga melakukan fasilitasi penguatan jejaring bisnis BUMDes se-Kabupaten Pemalang dengan berbagai BUMN dan perusahaan swasta.
Workshop digelar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan yang inklusif dan berkelanjutan. OJK berkomitmen untuk memperluas akses keuangan masyarakat desa melalui penguatan BUMDes, Badan Usaha Milik Antar Desa (BUMADes), dan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Klaster.
Analis Eksekutif Senior Strategic Committee OJK, Eko Ariantoro, menyampaikan, program perluasan akses keuangan masyarakat desa tersebut sudah dimulai sejak 2018.
Setidaknya tercatat 1.702 Desa yang tersebar di 45 kabupaten dan 8 provinsi telah mendapatkan fasilitasi penguatan jejaring bisnis BUMDes oleh OJK.
"Pilar pertama adalah kelembagaan dan bisnis," ujar Eko.
Eko menyebut BUMDes yang telah memiliki legalitas badan hukum didorong mendirikan unit usaha berbasis potensi desa melalui fasilitasi business matching agar mampu menjadi penggerak ekonomi desa.
Baca juga: OJK Prioritaskan 10 Pemda untuk Terbitkan Obligasi
Pilar kedua, kata Eko, ialah soal akses keuangan yang tujuannya untuk mengoptimalkan aktivitas ekonomi masyarakat yang dilakukan melalui ketersediaan akses keuangan di BUMDes. Sementara pilar ketiga adalah digitalisasi.
"Selain berperan sebagai offtaker terhadap hasil produksi masyarakat desa, BUMDes juga harus memfasilitasi masyarakat desa untuk mengakses pasar melalui platform market place yang sedang dikembangkan oleh OJK," ucap Eko.
Dia menuturkan kegiatan sosialisasi dan workshop yang dilakukan di Pemalang tersebut untuk memberikan perspektif bagi pengurus BUMDes.
"Dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan bisnis sehingga mampu memberikan manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," katanya.
Kepala Bidang Pemebrdayaan Ekonomi, Kerjasama Desa, dan Kelembagaan Masyarakat, Dinas PMD Kabupaten Pemalang, Triyatno Yuliharso, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan OJK.
"Kami ucapkan terima kasih atas komitmen OJK untuk memberikan
penguatan dan memfasilitasi proses bisnis pada 214 BUMDes dan 14 BUMADes di Kabupaten Pemalang," ujar Triyatno.
Triyatno meminta ada pendekatan pelayanan perbankan dan kemudahan akses permodalan serta pendampingan pemasaran digital produk unggulan kami," pintanya.
Dia berharap BUMDes mampu menyerap produk UMKM masyarakat desa sehingga produk tersebut bisa dipasarkan kembali untuk memenuhi kebutuhan yang lebih besar dengan skala usaha yang lebih luas.
"Baik lokal, nasional, maupun internasional melalui jaringan BUMDes Center di seluruh Indonesia yang difasilitasi oleh OJK," pungkasnya.
Rangkaian acara ditutup dengan fasilitasi business matching antara Kepala Desa dan pengurus BUMDes yang hadir dengan beberapa BUMN dan pihak swasta, seperti Bank BNI, Perum Bulog, PT Telekomunikasi Desa Indonesia, dan Mr. Montir Bengkel Desa. (OL-3)
INDUSTRI fintech lending atau pinjaman daring (pindar) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dari tahun ke tahun
OJK meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat penegakan hukum dan sinergi lintas pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas sektor keuangan.
Mahkamah Agung resmi melantik Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031. Simak daftar lengkap nama pejabat baru OJK
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 menjadi tonggak baru dalam penguatan tata kelola layanan kesehatan di industri asuransi.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
KAPOLDA Jawa Tengah (Jateng), Ribut Hari Wibowo, memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran 2026 di wilayahnya hingga saat ini terpantau aman dan kondusif.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved