Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR yang melanda wilayah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, membuat sebagian sekolah tergenang sehingga kegiatan belajar mengajar terganggu.
"Kami menyerahkan kebijakan apakah bisa melakukan kegiatan belajar mengajar atau tidak pada masing-masing kepala sekolah karena ada kondisi sekolah yang tergenang banjir dan ada yang tidak," kata Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Sugiyo, Senin (28/1).
Ia menjelaskan, Senin (28/1) pagi, pengurus Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10, SMPN 12, dan SMP Negeri 17 melapor ke Dinas Pendidikan bahwa sekolah mereka terdampak banjir sehingga tidak bisa melangsungkan kegiatan belajar mengajar.
"Tiga sekolah itu memang kondisinya tergenang banjir sehingga tidak bisa dilakukan KBM. Akan tetapi, bagi sekolah yang tidak terdampak banjir masih melakukan KBM," katanya.
Baca juga: Ribuan Rumah Terendam di Batang
Ia menambahkan sekolah bisa meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar kalau rumah guru dan muridnya terdampak banjir, jalan menuju sekolah tidak bisa dilalui, atau gedung sekolah tergenang banjir.
Jalan menuju Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Kota Pekalongan termasuk yang terkena dampak banjir sehingga Artin harus mengambil jalan memutar untuk mengantarkan anaknya ke sekolah.
"Anak saya tetap masuk sekolah karena mengikuti try out, sedang bagi siswa kelas 2 dan 1 dipulangkan karena sekolah tergenang banjir," katanya.
Sugiyo mengatakan Dinas Pendidikan akan menurunkan pegawai untuk memantau dampak banjir dan menyalurkan bantuan bagi sekolah-sekolah yang terdampak banjir. (OL-2)
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved