Headline

Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.

Pramono Soal Poster Film Aku Harus Mati: Tidak Boleh Terulang Lagi 

Mohamad Farhan Zhuhri
06/4/2026 11:36
Pramono Soal Poster Film Aku Harus Mati: Tidak Boleh Terulang Lagi 
ilustrasi(Instagram/akuharusmati)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan penertiban poster film Aku Harus Mati yang sempat menjadi sorotan publik telah dilakukan. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut diambil setelah menerima laporan dan koordinasi lintas instansi di lapangan.

“Yang pertama berkaitan dengan poster film Aku Harus Mati, saya sudah mendapatkan laporan dari wakil koordinator staf khusus dan juga oleh Kepala Dinas Diskominfotik. Kemudian di lapangannya kami sudah melakukan koordinasi dengan KPI DKI Jakarta dan Satpol PP, termasuk biro iklan, baliho tersebut sudah kami turunkan,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Senin (6/4). 

Ia menekankan, kehadiran materi promosi yang dinilai sensitif di ruang publik tidak boleh dibiarkan berulang. Pemerintah, kata dia, memiliki tanggung jawab menjaga ruang kota tetap aman secara visual dan psikologis bagi masyarakat.

Menurut Pramono, praktik pemasangan iklan yang mengandalkan unsur sensasional demi menarik perhatian publik justru berisiko menimbulkan dampak negatif. Terlebih jika konten tersebut tidak mempertimbangkan aspek etika dan kepatutan.

“Yang prinsipnya adalah ini tidak boleh terulang kembali. Yang seperti-seperti ini hanya untuk menarik publik kemudian memasang iklan yang sensitif dan ini berdampak bagi masyarakat, maka ini tidak boleh terulang kembali,” tegasnya.

Sebagai informasi, adapun tiga titik yang telah ditertibkan berada di Jalan Puri Kembangan dan Jalan Daan Mogot Km 11 (Jembatan Gantung), Jakarta Barat, serta kawasan Pos Polisi Perempatan Harmoni, Jakarta Pusat. (



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik