Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BALIHO besar promosi film Aku Harus Mati mulai ditertibkan. Baliho tersebut dinilai dapat mengganggu kesehatan jiwa seseorang.
Psikiater Lahargo Kembaren menjelaskan bunuh diri termasuk penyebab kematian utama terutama pada kelompok usia muda. Angka ini menunjukkan bahwa suicidal behavior bukan fenomena langka.
"Di sekitar kita, banyak orang yang kelihatannya baik-baik saja tapi sesungguhnya sedang berjuang diam-diam sunyi untuk tetap bertahan hidup. Mereka tampak tenang, tetapi di dalam pikirannya sedang terjadi peperangan yang berat," kata Lahargo, Minggu (5/4).
Ia menjelaskan dalam psikologi suicidologi, dikenal istilah suicide contagion atau copycat suicide, yaitu perilaku bunuh diri yang dipicu oleh paparan informasi, gambar, cerita, atau pemberitaan tentang kematian.
Fenomena tersebut dikenal sebagai werther effect. Artinya, saat seseorang yang rentan secara psikologis terus-menerus terpapar pesan seperti aku harus mati, gambar kematian, visual menyeramkan, atau dramatisasi hopelessness.
"Maka pesan tersebut dapat memperkuat skema kognitif negatif yang sudah ada di dalam pikirannya," ujar Lahargo.
Ia mencontohkan ketika seseorang sudah terpapar konten visual, maka ia dapat berpikir bahwa kematian merupakan jalan keluarnya tanpa pilihan lain.
Paparan kata atau gambar dapat mengaktifkan pikiran yang sejenis. Judul film pada sebuah baliho seperti Aku Harus Mati dapat memicu activation of death-related thoughts. Pada orang sehat, mungkin efeknya kecil. Namun pada individu dengan depresi berat, ide bunuh diri, atau gangguan kecemasan, ini bisa menjadi trigger atau yang disebut priming effect.
Pada depresi, seseorang sering memiliki automatic thoughts seperti merasa tidak berharga, hidup telah usai, atau sebagainya. Sebuah banner dengan kalimat tersebut bisa memperkuat keyakinan maladaptif ini.
"Remaja dan individu yang sedang berada dalam distress emosional cenderung lebih sugestibel. Paparan visual dramatis meningkatkan risiko imitasi perilaku. Ini terutama berbahaya pada usia muda yang mudah sekali terpicu dengan hal yang visual," pungkasnya. (H-2)
Penertiban langsung dilakukan di sejumlah titik setelah laporan masyarakat mencuat usai peringatan Hari Film Nasional 2 April 2026.
PDSKJI menilai baliho film “Aku Harus Mati” berpotensi memicu kecemasan dan distres, terutama bagi kelompok rentan. Imbauan evaluasi pun disampaikan.
Psikiater dr. Lahargo Kembaren ingatkan bahaya romantisasi kematian dalam film dan konten digital yang bisa memicu perilaku bunuh diri bagi kelompok rentan.
Warga awalnya mengira pemuda itu kecapean karena puasa hingga pingsan di jalan, tapi ternyata nekat minum kopi dicamur racun tikus gegara putus cinta sama mantan pacarnya.
Unpad masih menunggu hasil visum setelah seorang mayat pria ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon di kawasan kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2)
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved