Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Akui Persoalan Sampah Belum Tuntas, Pramono Tambah 20 Truk Baru untuk Berseskan Gunungan Sampah di Kramat Jati

Mohamad Farhan Zhuhri
01/4/2026 18:20
Akui Persoalan Sampah Belum Tuntas, Pramono Tambah 20 Truk Baru untuk Berseskan Gunungan Sampah di Kramat Jati
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.(MI/M Farhan Zhuhri)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengakui persoalan sampah di sejumlah wilayah ibu kota belum sepenuhnya teratasi. Ia memastikan volume sampah yang sempat menumpuk di beberapa titik mulai berangsur berkurang seiring intervensi yang dilakukan Pemprov DKI, seperti gunungan sampah di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Yang pertama untuk sampah memang belum semuanya selesai. Tetapi sampah yang ada di Kramat Jati, sampah yang ada di beberapa TPS mulai berkurang,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/4).

Ia tidak menampik bahwa penanganan sampah masih membutuhkan waktu. Di Kramat Jati, ia menambahkan 20 truk baru untuk membantu mengurangi sampah.

“Bahwa belum semuanya terselesaikan, iya. Contohnya yang di Kramat Jati, kemarin secara khusus kami tambah 20 truk baru untuk mengurangi itu. Mungkin perlu waktu sebentar lagi akan terselesaikan,” katanya.

Pasalnya, kondisi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang juga belum sepenuhnya normal. Pramono menyebut operasional di salah satu zona masih mengalami keterbatasan.

“Untuk Bantargebang, memang belum normal. Zona 4A itu belum normal,” ungkapnya.

Meski demikian, ia memastikan pembatasan yang sempat diberlakukan kini mulai dilonggarkan secara bertahap. Volume sampah yang masuk juga disebut menunjukkan tren penurunan.

“Intinya belum normal, tapi sudah menurun. Memang masih ada pembatasan, tapi kondisinya jauh lebih baik,” tandasnya. (Far/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya