Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat jumlah pendatang baru di DKI Jakarta setelah Lebaran 1447 H tak terlalu signifikan. Periode 25-31 Maret 2026, jumlah pendatang ke Jakarta baru berjumlah 1.335 orang.
Kepala Disdukcapil Provinsi Jakarta, Denny Wahyu Haryanto mengatakan angka itu menunjukkan jumlah pendatang ke ibu kota masih mengalami tren penurunan. Tren penurunan itu dinilai telah terjadi sejak tiga tahun terakhir.
"Seperti akan terjadi lagi tren penurunan jumlah pendatang baru pascalebaran 2026 di Jakarta seperti tiga tahun terakhir," kata dia, Rabu (1/4).
Berdasarkan data yang dihimpun Disdukcapil, dari total 1.335 orang pendatang yang masuk ke Jakarta, sebanyak 677 orang merupakan laki-laki. Sementara itu, sebanyak 658 orang perempuan.
Lebih lanjut, pihaknya akan melakukan pendataan hingga akhir April 2026.
"Mulai 1-29 April, jajaran Dukcapil akan melaksanakan kegiatan jemput bola pelayanan adminduk di beberapa RW, bekerja sama dengan kecamatan dan kelurahan serta pengurus RT/RW," kata dia.
Diketahui, jumlah pendatang ke Jakarta terus mengalami penurunan sejak beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan data Disdukcapil, jumlah pendatang ke Jakarta pada 2021 mencapai 20.046 orang. Angka itu sempat meningkat pada 2022 menjadi 27.478 orang.
Namun, pada 2023, jumlah pendatang ke Jakarta turun menjadi 25.918 orang. Angka itu terus menurun hingga tahun-tahun selanjutnya, yaitu 16.207 pada 2024 dan 16.049 pada 2025. (H-4)
Pemprov DKI perlu menempatkan perlindungan warga Jakarta sebagai prioritas utama.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
Melapor ke Kelurahan dengan membawa persyaratan yaitu: Surat Keterangan Pindah, Surat Penjamin, KTP, KIA Asli dan KK daerah asal.
Disdukcapil DKI Jakarta nantinya akan melakukan pengecekan administrasi kepada para pendatang.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengakui, meskipun upaya pengawasan dilakukan, masih ada rembesan pendatang yang lolos.
Yayat mengatakan fasilitas itu berupa penerima bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus hingga Kartu Lansia Jakarta (KLJ) yang hanya disasar kepada warga pemilik KTP Jakarta.
Nurrahman mengatakan pihaknya memberikan persyaratan kepada penduduk yang akan ke DKI Jakarta untuk mempersiapkan dokumen kependudukan untuk memudahkan pelayanan.
Masyarakat perdesaan yang ingin tinggal di DKI Jakarta diingatkan untuk memiliki surat pindah atau Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI) dari daerah asal.
WAKIL Gubernur Jakarta Rano Karno mengomentari data Disdukcapil terkait perkiraan jumlah pendatang baru di Ibu Kota setelah periode libur Lebaran 2025.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprediksi jumlah pendatang ke Jakarta yang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2024
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved