Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

BPBD Kabupaten Bekasi Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca saat Mudik Lebaran

Anton Kustedja
12/3/2026 07:13
BPBD Kabupaten Bekasi Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca saat Mudik Lebaran
Ilustrasi(Dok Pemkot Bekasi)

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026 untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca. Pasalnya, potensi bencana seperti banjir dan longsor dapat terjadi di sejumlah jalur perjalanan. 

Imbauan ini disampaikan agar para pemudik dapat mempersiapkan perjalanan dengan baik serta mengutamakan keselamatan selama di perjalanan. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melewati daerah yang terdampak banjir atau rawan longsor selama perjalanan.

"Apabila pemudik menemukan kondisi banjir atau longsor di jalur perjalanan, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk menerobos. Pengendara disarankan berhenti terlebih dahulu di tempat yang aman atau mencari jalur alternatif guna menghindari risiko yang lebih besar," ujar Dodi dalam keterangannya Kamis (12/3). 

Selain potensi banjir dan longsor, masyarakat juga diimbau untuk memahami langkah keselamatan apabila menghadapi kondisi darurat seperti angin puting beliung maupun gempa bumi saat berada di perjalanan. 

"Dalam kondisi tersebut, pengendara disarankan segera turun dari kendaraan dan mencari tempat perlindungan yang aman serta menjauhi bangunan tinggi, tiang listrik, dan bentangan kabel listrik yang berpotensi membahayakan," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Dodi juga mengingatkan para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta berkendara secara tertib dan tidak ugal-ugalan. Pengemudi dianjurkan untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk dengan memanfaatkan rest area atau posko mudik yang tersedia.

"Pemudik juga perlu menyiapkan perbekalan yang cukup seperti makanan, minuman, serta obat-obatan atau kotak P3K guna mengantisipasi kebutuhan selama perjalanan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam perjalanan mudik," ujarnya. 

Posko Siaga Bencana

Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, BPBD Kabupaten Bekasi juga telah menyiapkan Posko Kolaborasi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Posko itu mulai aktif dari 15 Maret hingga 28 Maret 2026. 

Adapun Posko Siaga Bencana BPBD pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini, yakni:
- Posko Utama, Mako BPBD. 
- Posko Kolaborasi, Halaman Gedung Juang bergabung dengan Posko Operasi Ketupat Jaya Polres Metro Bekasi, melibatkan unsur Polres Metro Bekasi, Kodim 05/09, Kementerian Pekerjaan Umum, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Damkar, Satpol PP, Basarnas, PMI, dan Pramuka. 

"Sedangkan untuk Relawan Kebencanaan, posko didirikan di Halaman Kantor Dinas Pemadam Kebakaran. Posko dibentuk sebagai pusat koordinasi bersama berbagai unsur pemerintah, relawan, serta instansi terkait guna memberikan pelayanan, pemantauan, dan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat selama periode mudik Lebaran," lanjut Dodi. 

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca selama periode Lebaran 2026 secara umum diprakirakan relatif kondusif, namun potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

"BPBD Kabupaten Bekasi berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan serta terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar perjalanan mudik dan balik Lebaran dapat berlangsung aman, lancar, dan selamat hingga sampai tujuan," pungkasnya. (AK/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya