Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
THE Skyfront resmi hadir sebagai pusat kuliner baru yang menawarkan pengalaman bersantap dengan panorama langsung runway atau landasan pacu Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
Berlokasi di kawasan Asthara Skyfront City, area komersial ini mengusung konsep lifestyle dining di ruang terbuka dengan suasana modern dan dinamis, sekaligus menjadi destinasi hangout atau bermain baru bagi masyarakat Tangerang dan Jabodetabek.
Chief Executive Asthara Skyfront City Supardi Ang menyampaikan kehadiran tempat tersebut menandai langkah awal aktivasi township seluas 1.100 hektare yang dikembangkan sebagai kota masa depan terintegrasi dengan gaya hidup urban.
"Nanti pengunjung bisa melihat langsung pemandangan runway bandara dari The Skyfront," ujarnya di sela acara peluncuran commercial pertama Asthara Skyfront City The Skyfront, Rabu (25/2).
Supardi menilai selama ini kawasan sekitar bandara memiliki potensi besar yang belum tergarap secara optimal.
"Yang kita lihat, sekitar sini memang belum ada kawasan kuliner yang memadai. Karena itu, kami membangun kawasan baru dengan standar kawasan yang memadai," jelasnya.
Supardi menuturkan pembukaan The Skyfront merupakan bagian dari komitmen pengembangan kawasan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
"Ini sejalan dengan visi menghadirkan kota masa depan yang terintegrasi, bergaya hidup modern, dan penuh kehidupan," imbuhnya.
Dirancang sebagai area komersial modern dengan ruang terbuka, The Skyfront mengusung konsep lifestyle dining dengan atmosfer khas. Area ini ditargetkan menjadi spot hangout baru dan pusat gaya hidup bagi keluarga, profesional muda, hingga masyarakat sekitar yang mencari pengalaman kuliner berbeda di Tangerang dan kawasan bandara.
Supardi menambahkan, pengembangan kawasan ke depan akan menghadirkan berbagai fasilitas nonresidensial yang berkualitas dan bertematik.
"Yang akan kita bangun sifatnya non-presidential, bisa ada mal, rumah sakit, hotel, dan sebagainya," kata Supardi.
Dalam kesempatan sama, Head of Commercial Asthara Skyfront City Dahlia Salim mengatakan sebagai area komersial perdana, The Skyfront menghadirkan beragam pilihan kuliner yang siap menjadi destinasi baru bagi masyarakat. Di antaranya Kwetiau Aho, Jin Ramen, Lad n Lass, hingga O’llamaak! Kedai Kopi Melayu.
Kehadiran berbagai tenant tersebut memperkuat posisi The Skyfront sebagai commercial hub pertama dengan panorama langsung aktivitas lepas landas dan pendaratan pesawat.
"View runway bandara yang ikonik menghadirkan ambience yang dinamis dan berbeda, menjadikan The Skyfront sebagai destinasi dengan pengalaman unik yang belum pernah ada sebelumnya di Jabodetabek," ungkap Dahlia.
Konsep ini juga diharapkan dapat mendukung ekosistem tenant dan menarik kunjungan masyarakat, sejalan dengan potensi kawasan yang berada di sekitar bandara tersibuk di Indonesia.
Momentum pembukaannya terasa semakin istimewa karena berlangsung dalam rangkaian bulan suci Ramadan yang identik dengan kebersamaan serta semangat Tahun Baru Imlek yang membawa optimisme dan awal baru.
Pembangunan Asthara Skyfront City didukung oleh pengembang dari keluarga Fangiono yang dikenal sebagai konglomerat berpengalaman yang mentransformasi bisnis ke properti. Sebagai tahap awal pengembangan Asthara Skyfront City, telah diperkenalkan klaster Allurea sejak tahun lalu. Klaster ini dirancang sebagai hunian premium dengan sentuhan modern dan dilengkapi berbagai teknologi smart living, lanskap hijau, serta fasilitas komunal yang menunjang gaya hidup penghuninya.
Klaster tersebut menawarkan dua tipe rumah. Pertama, tipe 6 yang cocok bagi pembeli rumah pertama, dengan desain efisien dan fungsional. Kedua, tipe 8 yang ditujukan bagi mereka yang menginginkan hunian berkelas dengan kehidupan modern. (Ins/E-1)
Asthara Bridge dirancang membentang sepanjang kurang lebih satu kilometer, melintasi Sungai Cisadane dan akan menjadi penghubung dari gerbang kawasan menuju township Asthara Skyfront City.
Supardi mengatakan pembangunan jembatan diperkirakan memakan waktu sekitar 18 bulan, dengan target tahap pertama selesai pada Juni 2027.
Proyek Pembangunan Perkotaan Mandiri di Kawasan Asthara Skyfront City
KAI Commuter mempercepat proses evakuasi rangkaian Commuter Line Basoetta No. 806 tujuan Bandara Soekarno-Hatta atau KA Bandara akibat tertemper truk di stasiun poris
Ia menekankan kesiapan armada menjadi kunci agar layanan berjalan efektif sejak awal operasional.
Targetnya, layanan ini harus sudah beroperasi penuh sebelum memasuki periode mudik Lebaran guna membantu mobilitas warga menuju bandara.
Trayek tersebut akan menjadi etalase utama bagi transportasi publik Jakarta di mata dunia,
Pemprov DKI tengah melakukan finalisasi terhadap kesiapan armada bus serta infrastruktur pendukung di sepanjang rute tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved