Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BULAN suci Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026 membawa perubahan signifikan pada pola mobilitas warga di Jakarta. Berdasarkan data Ditlantas Polda Metro Jaya dan penyesuaian jam kerja instansi pemerintah, pola kemacetan tahun ini diprediksi mengalami pergeseran waktu dibandingkan hari biasa.
Bagi Anda yang beraktivitas di ibu kota, memahami ritme baru jalan raya ini sangat penting untuk mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak kepadatan yang melelahkan saat menjalankan ibadah puasa.
Jika pada hari normal puncak kepadatan pagi terjadi antara pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, selama Ramadan 2026, kemacetan diprediksi akan mundur. Pihak kepolisian menyebutkan bahwa arus lalu lintas pagi diperkirakan mulai memadat pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.
Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor utama:
Anomali terbesar terjadi pada sore hari. Jika biasanya kemacetan memuncak pukul 17.00 WIB, selama Ramadan, kepadatan justru mulai merayap sejak pukul 14.00 atau 15.00 WIB.
Penyebab utamanya adalah kebijakan jam pulang kerja yang lebih cepat. Berdasarkan SE Gubernur DKI No. 1/2026, ASN diperbolehkan pulang mulai pukul 15.00 WIB. Bahkan, bagi yang mengambil skema fleksibel, mereka sudah mulai meninggalkan kantor sejak pukul 14.00 WIB.
Selain jalur protokol, titik-titik kemacetan baru akan muncul di sekitar pusat jajanan buka puasa. Berikut beberapa kawasan prioritas pantauan:
Jam berapa puncak macet Jakarta saat sore hari di bulan Ramadan?
Puncak kepadatan diprediksi terjadi antara pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.
Apakah aturan Ganjil Genap tetap berlaku?
Hingga saat ini, aturan Ganjil Genap tetap berlaku sesuai jadwal normal kecuali ada diskresi kepolisian.
| Aktivitas | Keterangan |
|---|---|
| Pantau Navigasi | Cek Google Maps/Waze 15 menit sebelum berangkat. |
| Sedia Takjil | Siapkan air mineral dan kurma di dalam mobil. |
| Transportasi Umum | Gunakan MRT/LRT untuk menghindari kelelahan. |
MEMASUKI bulan suci Ramadan 2026, tradisi berburu menu buka puasa atau yang populer dengan istilah "war takjil" kembali memadati sudut-sudut Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved