Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Jalanan Kota Bogor Retak akibat Cuaca Ekstrem, Walikota Tutup Jalur

Dede Susianti
30/1/2026 19:50
Jalanan Kota Bogor Retak akibat Cuaca Ekstrem, Walikota Tutup Jalur
Jalan retak di Kota Bogor akibat hujan lebat dan cuaca ekstrem.(Dok. Humas Pemkot Bogor)

CUACA ekstrem yang terjadi berhari-hari mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur di Kota Bogor. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur merata selama dua hari berturut-turut berdampak pada tebingan ruas jalan raya. Selain itu, mengakibatkan terjadinya retakan pada badan jalan. 

Seperti yang terjadi pada jalan raya jalur sepeda motor di Jalan Saleh Danasasmita. Jalan yang menghubungkan wilayah Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, itu mengalami keretakan yang cukup panjang dan lebar, Jumat (30/1).

Selain keretakannya cukup serius, juga terjadi penurunan kontur tanah. 

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya longsor susulan atau amblasnya badan jalan yang dapat membahayakan keselamatan pengendara. 

Menanggapi situasi darurat tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, langsung menginstruksikan jajaran tim teknis untuk melakukan pengecekan mendalam di lokasi .

"Hari ini saya minta tim teknis mengecek sejauh mana kondisi retakan. Selama pengecekan jalur kita tutup dulu dan apabila masih aman akan kita perbaiki dan boleh dilalui kembali," tegas Dedie Rachim dalam siaran persnya, Jumat (30/1).

Penutupan jalur motor di kawasan Batutulis ini dilakukan untuk memberikan ruang bagi tim ahli dalam mengecek stabilitas tanah di bawah aspal yang terdampak guyuran hujan. 

Penurunan kontur tanah yang terjadi menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah untuk menentukan apakah jalur tersebut memerlukan penguatan struktur (turap) atau cukup dengan perbaikan aspal biasa.

Ia menegaskan bahwa pembukaan kembali akses jalan sangat bergantung pada hasil kajian keamanan dari tim teknis di lapangan. Jika dinilai tidak membahayakan jiwa, proses perbaikan akan dilakukan secepatnya agar aktivitas warga Bogor Selatan tidak terganggu lebih lama.

Ia menghimbau warga untuk wSpada saat melintas, mengingat lokasi Jalan Saleh Danasasmita berada di area dengan topografi yang cukup dinamis.

Untuk sementara, para pengendara motor diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari titik retakan tersebut.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui dinas terkait akan terus memantau titik-titik rawan bencana di seluruh kecamatan guna meminimalisir dampak cuaca ekstrem terhadap aksesibilitas warga.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi dalam tinjauannya ke lokasi retakan, menuturkan bahwa perbaikan jalan tersebut akan segera dilakukan sekaligus akan diuji terkait struktur tanah yang mengalami keretakan. 

"Kalau kami dari Pemerintah dalam rangka menjaga keselamatan masyarakat untuk sementara jalan ini akan ditutup dulu," kata Denny Mulyadi usai tinjauan. 

Ia menambahkan, bahwa proses perbaikan jalan tergantung hasil penilaian dan kajian dari Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Bandung.

"Semoga intensitas hujan juga landai dan bila hasil tes dari Balai Perkeretaapian dinyatakan aman, baru jalan kita buka," ujar Denny Mulyadi.

Selain itu, Denny Mulyadi juga mengungkapkan bahwa percepatan pembangunan jalan trase baru yang bersumber dari APBD Jabar, saat ini sedang proses administrasi dan teknis oleh Pemprov Jabar. Diharapkan jalan tersebut dapat segera dibangun. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya