Update Status Pintu Air (Pukul 09.00 WIB)

Berdasarkan data terkini dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, intensitas hujan yang tinggi telah memicu kenaikan debit air secara signifikan di wilayah hilir dan pesisir. Selain Pasar Ikan yang berstatus Siaga, setidaknya lima pintu air lainnya kini berada dalam status Waspada (Siaga 3), termasuk Pintu Air Manggarai yang menjadi barometer banjir di Jakarta Pusat.

Kondisi ini diperparah dengan fenomena pasang air laut (rob) yang menghambat aliran air sungai ke laut, khususnya di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Nama Pintu Air Tinggi Muka Air (cm) Status Siaga
Cengkareng Drain > 250 cm BAHAYA (1)
Pasar Ikan 242 cm SIAGA (2)
Pintu Air Karet 570 cm SIAGA (2)
PA Manggarai 800 cm WASPADA (3)
Pos Angke Hulu 220 cm WASPADA (3)
Pos Sunter Hulu 200 cm WASPADA (3)
Pulo Gadung 580 cm WASPADA (3)

Sumber: Dinas SDA DKI Jakarta & BPBD DKI (Data per 09.00 WIB, 29/01/2026)

Dampak Banjir: 20 RT Terendam

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi bahwa hingga pukul 09.00 WIB, banjir telah merendam 20 RT dan 5 ruas jalan di wilayah Jakarta. Titik terparah dilaporkan terjadi di Jakarta Timur dengan ketinggian air mencapai 150 cm di beberapa lokasi.

"Kenaikan status Bendung Katulampa menjadi Siaga 3 pada pagi hari turut menyumbang volume air yang masuk ke Jakarta melalui Sungai Ciliwung. Kami telah mengerahkan tim gabungan untuk proses penyedotan dan evakuasi warga jika diperlukan," ujar Yohan dalam keterangan resminya.

Salah satu ruas jalan vital yang terdampak adalah Jalan D.I. Panjaitan, Jakarta Timur, yang mengalami kemacetan parah akibat genangan setinggi 30-40 cm. Pengendara diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari potensi mogok kendaraan.

Prakiraan Cuaca BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi mengguyur seluruh wilayah DKI Jakarta hingga sore nanti. Warga yang tinggal di bantaran kali, khususnya Ciliwung, Pesanggrahan, dan Angke, diminta untuk tetap waspada terhadap potensi banjir kiriman. (H-3)