Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 dengan mengadopsi sistem digital. Transformasi ini bertujuan untuk mewujudkan proses demokrasi di tingkat desa yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.
Rencana besar tersebut menjadi poin utama dalam sosialisasi pilkades serentak, pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan pembahasan Koperasi Merah Putih yang digelar di Gedung Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Kamis (22/1).
Mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asda I) Kabupaten Bekasi, Hudaya, menegaskan bahwa koordinasi solid antar-pemangku kepentingan adalah kunci sukses penyelenggaraan pilkades di 154 desa yang masa jabatannya akan berakhir pada September 2026.
"Kondisi ini menuntut kesiapan kita bersama dalam menjaga keberlangsungan pemerintahan desa yang demokratis, partisipatif, dan berintegritas. Saya menekankan pentingnya sinergi agar setiap tahapan berjalan aman dan sesuai regulasi," ujar Hudaya dalam keterangannya, Kamis (22/1).
Jamin Transparansi Lewat Teknologi
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Iman Santoso, mengungkapkan bahwa pelaksanaan pilkades tahun ini merujuk pada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat terkait fasilitasi pelaksanaan pilkades serentak secara replik atau digital.
"Tujuannya jelas, yakni menjamin terselenggaranya pemilihan yang transparan, jujur, dan adil melalui dukungan teknologi. Ini adalah upaya kita menyokong ketertiban administrasi pemerintahan desa," ungkap Iman.
Selain persiapan bursa kepemimpinan desa, DPMD juga tengah memproses tahapan pemilihan anggota BPD yang dijadwalkan mulai 26 Januari 2026, menyusul berakhirnya masa jabatan BPD pada 18 Juli mendatang.
Penguatan Ekonomi Desa
Di samping agenda politik, Pemkab Bekasi juga menginisiasi pembentukan Koperasi Merah Putih. Inovasi ini diproyeksikan menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi desa di wilayah Kabupaten Bekasi.
"Koperasi ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi instrumen nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengoptimalkan potensi lokal desa secara profesional dan transparan," pungkas Iman.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh jajaran Forkopimda, para camat, serta 179 perwakilan BPD dan kepala desa se-Kabupaten Bekasi, dengan menghadirkan narasumber dari Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri serta DPMD Provinsi Jawa Barat. (AK/P-2)
MENYUSUL potensi cuaca ekstrem dan banjir Bekasi yang berisiko mengganggu keamanan dan keselamatan warga sekolah, siswa ditetapkan untuk lakukan pembelajaran daring.
BENCANA hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir Bekasi dan tanah longsor.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah.
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
Lokasi penemuan jenazah berada sangat jauh dari titik awal kejadian di Kecamatan Tambun Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved