Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan persoalan hukum terkait pembongkaran tiang monorel mangkrak telah tuntas.
Pemprov DKI Jakarta menerima surat resmi dari Kejaksaan Tinggi. Dengan dasar tersebut, pihaknya melakukan pembongkaran.
“Jadi urusan hukumnya tentunya dengan adanya surat dari Bapak Kejaksaan Tinggi sebenarnya sudah selesai,” ujar Pramono di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (14/1).
Ia mengungkapkan, Pemprov DKI sebelumnya telah mengirimkan surat langsung kepada PT Adhi Karya agar melakukan pembongkaran secara mandiri sejak November lalu.
Namun, hingga batas waktu satu bulan yang diberikan, pembongkaran tidak dapat dilaksanakan.
“Kami sudah berkirim surat secara langsung kepada Adhi Karya untuk mereka membongkar sendiri pada November yang lalu. Kami kasih batas waktu satu bulan tidak bisa dibongkar,” katanya.
Kendati demikian, ia menegaskan komunikasi dengan Adhi Karya tetap berjalan. Adapun penyelesaian persoalan ini harus dilakukan secara hati-hati agar semua pihak merasa nyaman dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
“Kami tentunya masih berkomunikasi terus dengan Adhi Karya karena bagi saya pribadi penyelesaian ini juga harus membuat semua orang merasa nyaman,” ujarnya.
Lebih lanjut, terkait material hasil pembongkaran, Pramono menegaskan pihaknya tidak menunjuk kontraktor tertentu. Besi-besi dari tiang monorel nantinya akan diserahkan kepada Adhi Karya sebagai bagian dari penyelesaian yang disepakati bersama.
“Yang jelas komunikasi dengan Adhi Karya tetap kami lakukan, termasuk besi-besinya nanti. Kenapa ini tidak dikerjakan dengan kontraktor tertentu, tetapi kenapa besi-besinya nanti kami akan serahkan kepada Adhi Karya,” pungkas Pramono. (Z-1)
TIANG-tiang beton maupun besi bekas proyek Monorel Jakarta yang mangkrak masih berdiri sejak 21 Tahun silam. Tiang monorel tersebut berdiri kaki di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp102 miliar untuk penataan lanjutan kawasan Jalan Rasuna Said, mencakup jalan, trotoar, saluran, PJU, dan fasilitas pendukung.
Pemprov DKI sebelumnya telah mengirimkan surat langsung kepada PT Adhi Karya agar melakukan pembongkaran secara mandiri sejak November lalu.
Terdapat 109 tiang monorel yang telah mangkrak selama sekitar 21–22 tahun dan kini ditata ulang sebagai bagian dari penataan kawasan Rasuna Said.
Pengerjaan malam hari dilakukan agar tidak mengganggu lalu lintas dan tidak ada penutupan jalan selama pembongkaran tiang monorel dan penataan kawasan di jalur utama tersebut.
Pemprov DKI sebelumnya telah mengirimkan surat langsung kepada PT Adhi Karya agar melakukan pembongkaran secara mandiri sejak November lalu.
Terdapat 109 tiang monorel yang telah mangkrak selama sekitar 21–22 tahun dan kini ditata ulang sebagai bagian dari penataan kawasan Rasuna Said.
Pengerjaan malam hari dilakukan agar tidak mengganggu lalu lintas dan tidak ada penutupan jalan selama pembongkaran tiang monorel dan penataan kawasan di jalur utama tersebut.
Dalam pengaturan lalu lintas tersebut, jalur lambat di sisi timur Jalan HR Rasuna Said ditutup sementara, dimulai dari ujung utara hingga bukaan pertama jalur cepat yang menuju jalur lambat.
Gubernur Pramono Anung undang Bang Yos pantau pembongkaran 109 tiang monorel Jakarta pada 14 Januari 2026. Simak rincian anggaran Rp100 Miliar di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved