Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Ganjil-Genap Jakarta Ditiadakan saat Libur Nataru

Media Indonesia
23/12/2025 23:12
Ganjil-Genap Jakarta Ditiadakan saat Libur Nataru
Kendaraan melintasi rambu peraturan ganjil genap untuk kendaraan pribadi roda empat di PerempatanPancoran, Jakarta Selatan Senin (29/1(MI/M IRFAN)

DINAS Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meniadakan kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap selama libur nasional Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama masa liburan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan untuk kebijakan ganjil-genap pada libur nasional tanggal 25 dan 26 Desember 2025 ditiadakan.

"Berikutnya juga pada tanggal 1 Januari, tentu ganjil-genap ditiadakan," kata Syafrin dikutip dari Antara, Selasa (23/12). 

Syafrin menjelaskan, tanggal 25 dan 26 Desember 2025 merupakan libur nasional dalam rangka perayaan Natal, sementara 1 Januari 2026 bertepatan dengan libur Tahun Baru. Oleh karena itu, penerapan ganjil-genap ditiadakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Meski kebijakan ganjil-genap ditiadakan, Dishub DKI Jakarta tetap menyiapkan sejumlah langkah pengendalian lalu lintas selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Salah satunya melalui rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional, termasuk pengalihan arus jika terjadi kepadatan kendaraan di titik-titik rawan kemacetan.

Menurut Syafrin, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara dinamis dengan berkoordinasi bersama Kepolisian dan instansi terkait lainnya. Ia juga mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.

Pengendara diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik, mengantisipasi potensi kepadatan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara. Dengan peniadaan kebijakan ganjil-genap pada hari libur nasional tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap aktivitas masyarakat selama Nataru dapat berjalan lancar, tertib, dan aman.

Untuk mendukung kelancaran angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Dishub DKI Jakarta menyiapkan ribuan armada dan personel transportasi. Syafrin menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam penyediaan layanan kereta api.

Sebanyak lima stasiun utama disiapkan sebagai titik layanan keberangkatan dan kedatangan penumpang, yakni Stasiun Gambir, Stasiun Senen, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Manggarai, dan Stasiun Jatinegara.

Selain transportasi darat dan rel, Dishub DKI Jakarta juga menyiapkan layanan angkutan laut dengan menyiagakan 11 pelabuhan selama masa Nataru. Pelabuhan tersebut meliputi Pelabuhan Tanjung Priok, Marina Ancol, dan Muara Angke yang melayani penyeberangan ke Kepulauan Seribu, serta delapan pelabuhan di pulau-pulau wilayah Kepulauan Seribu.

Dari sisi transportasi darat, Dishub DKI menyiapkan 2.446 unit bus yang dioperasikan oleh 248 perusahaan otobus (PO). Sementara untuk angkutan laut, tersedia 33 unit kapal yang terdiri dari 21 kapal milik masyarakat dan 12 kapal milik Dishub DKI Jakarta.

Untuk layanan kereta api, PT KAI juga menyediakan tambahan perjalanan guna mengantisipasi lonjakan penumpang. Dari jumlah normal 61 perjalanan, akan ditambah 16 perjalanan sehingga total menjadi 77 layanan kereta api keberangkatan dari Jakarta selama masa angkutan Nataru.

Sebanyak 2.750 personel dikerahkan untuk pengawasan, monitoring, dan pengaturan transportasi selama periode Natal dan Tahun Baru. Personel tersebut disiagakan di berbagai titik strategis, baik darat maupun laut, termasuk pelayanan transportasi bagi masyarakat Kepulauan Seribu. (Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya