Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Indosat Perkuat Infrastruktur Digital Jakarta Raya Jelang Nataru

Ihfa Firdausya
23/12/2025 21:27
Indosat Perkuat Infrastruktur Digital Jakarta Raya Jelang Nataru
Ilustrasi(Dok Indosat)

MENJELANG periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat infrastruktur jaringan di Jakarta Raya. Hal ini sebagai langkah strategis menjaga kelancaran aktivitas ekonomi dan digital di kawasan dengan kepadatan tertinggi di Indonesia. Penguatan ini dilakukan melalui optimalisasi jaringan eksisting serta percepatan ekspansi 5G berbasis kecerdasan artifisial lewat teknologi AIvolusi5G.

Sebagai pusat kegiatan ekonomi nasional, Jakarta Raya diproyeksikan mengalami lonjakan trafik layanan data selama periode liburan akhir tahun. Indosat memperkirakan peningkatan trafik mencapai hampir 20 persen, seiring meningkatnya konsumsi layanan digital, mulai dari video streaming, media sosial, gim daring, hingga transaksi berbasis aplikasi yang banyak dilakukan di pusat perbelanjaan, kawasan hunian vertikal, perkantoran, dan ruang publik perkotaan.

Karakteristik periode Nataru di Jakarta Raya dinilai berbeda dibandingkan momen mudik Lebaran. Aktivitas masyarakat cenderung terkonsentrasi di dalam ruangan (indoor) dengan kepadatan gedung yang tinggi, terutama di wilayah Inner Jakarta. Kondisi ini menuntut jaringan yang stabil dan mampu menangani penggunaan data secara simultan dalam skala besar.

“Periode Natal dan Tahun Baru di Jakarta Raya, khususnya Inner Jakarta, memiliki karakter yang berbeda, dengan aktivitas yang padat dan dominan di kawasan indoor. Kami memastikan jaringan Indosat tetap stabil dan andal di tengah kepadatan gedung dan tingginya penggunaan simultan, sehingga pelanggan dapat menikmati komunikasi tanpa hambatan, baik untuk hiburan, silaturahmi, maupun aktivitas digital sehari-hari,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Indosat melakukan penguatan dan optimalisasi kapasitas jaringan di ratusan BTS di Jakarta Raya. Fokus utama diarahkan ke area Inner Jakarta yang menjadi episentrum aktivitas ekonomi dan sosial. Pemantauan jaringan dilakukan secara intensif melalui Command Center yang beroperasi 24 jam selama periode puncak Nataru, yakni 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, guna memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

Di sisi lain, Indosat juga mendorong ekspansi jaringan 5G sebagai fondasi jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi digital. Di wilayah Inner Jakarta, jaringan 5G Indosat kini telah menjangkau 32 kecamatan atau sekitar 26 persen dari total kecamatan, dengan tingkat cakupan mencapai 34 persen. Ekspansi difokuskan pada kawasan bisnis, pusat perkantoran, area komersial, dan koridor mobilitas utama dengan trafik data tinggi.

Ekspansi ini ditopang oleh teknologi AIvolusi5G yang memungkinkan jaringan beradaptasi secara real-time terhadap perubahan pola penggunaan dan kepadatan pengguna. Dengan dukungan kecerdasan artifisial, jaringan dapat mengelola kapasitas secara dinamis, termasuk dalam menghadapi lonjakan trafik musiman seperti saat Nataru.

Dari sisi performa, jaringan 5G Indosat menawarkan kecepatan unduh rata-rata sekitar 67 Mbps, atau dua kali lebih cepat dibandingkan 4G. Dalam kondisi optimal, kecepatan unduh dapat mencapai 200 hingga 400 Mbps, dengan latensi yang lebih rendah untuk mendukung aktivitas digital berintensitas tinggi.

Selain peningkatan kapasitas dan kecepatan, Indosat juga menekankan aspek keamanan digital melalui fitur Anti-Scam dan Anti-Spam yang terintegrasi di tingkat jaringan. Fitur ini bekerja secara real-time untuk menyaring panggilan dan pesan mencurigakan tanpa memerlukan aplikasi tambahan, memberikan perlindungan ekstra bagi pelanggan di tengah meningkatnya risiko penipuan digital.

Melalui penguatan jaringan Nataru dan percepatan ekspansi 5G berbasis AI, Indosat menegaskan perannya dalam menopang infrastruktur digital Jakarta Raya. Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk menjaga kualitas layanan selama liburan akhir tahun, tetapi juga untuk mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi digital di kawasan perkotaan. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik