Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Kriminalitas di Indonesia: Pengertian, Ciri-Ciri, Penyebab dan Contoh Lengkap

Irvan Sihombing
03/12/2025 20:53
Kriminalitas di Indonesia: Pengertian, Ciri-Ciri, Penyebab dan Contoh Lengkap
Tersangka pengedar narkotika jenis ganja berinisial M saat ditangkap oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (2/12/2025)(Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

Kriminalitas masih menjadi masalah besar di masyarakat kita. Setiap hari kita mendengar berita pencurian, perampokan, bahkan pembunuhan. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan kriminalitas itu? Yuk, kita bahas secara sederhana dan lengkap.

Apa Itu Kriminalitas? Pengertian Kriminalitas Secara Umum dan Menurut Ahli

Kriminalitas adalah semua perbuatan yang melanggar hukum pidana dan dapat dihukum oleh negara. Secara sederhana, kriminalitas adalah tindakan kejahatan yang dilakukan seseorang atau kelompok yang merugikan orang lain atau masyarakat.

Menurut KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana), setiap perbuatan yang dilarang dan diancam dengan pidana disebut sebagai tindak pidana atau kejahatan.

Ciri-Ciri Kriminalitas yang Harus Kita Kenali

Ada beberapa ciri utama yang menandakan suatu perbuatan termasuk kriminalitas, yaitu:

  • Melanggar hukum yang berlaku (tertulis di UU atau KUHP)
  • Ada unsur kesalahan (disengaja atau karena kelalaian)
  • Merugikan orang lain baik harta, fisik, maupun mental
  • Dapat dihukum dengan penjara, denda, atau hukuman lain
  • Biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi
  • Pelaku biasanya sudah cukup umur dan sadar secara hukum

Penyebab Kriminalitas di Masyarakat

Banyak faktor yang membuat seseorang melakukan tindak kriminalitas. Berikut penyebab utama yang paling sering terjadi:

1. Faktor Ekonomi (Kemiskinan)

Kemiskinan adalah penyebab nomor satu. Orang yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sering terpaksa mencuri atau merampok.

2. Faktor Keluarga

Anak yang tumbuh di keluarga broken home, kurang kasih sayang, atau melihat kekerasan di rumah, lebih mudah melakukan kejahatan.

3. Faktor Pendidikan Rendah

Kurangnya pendidikan membuat seseorang sulit mendapat pekerjaan layak, akhirnya memilih jalan pintas dengan kejahatan.

4. Pengaruh Lingkungan dan Teman

Bergaul dengan teman yang suka nakal atau tinggal di lingkungan rawan kejahatan sangat mempengaruhi.

5. Penyalahgunaan Narkoba dan Alkohol

Orang yang kecanduan narkoba sering melakukan apa saja, termasuk mencuri dan merampok, demi mendapatkan uang untuk beli narkoba.

6. Faktor Psikologis

Ada orang yang memang memiliki gangguan jiwa atau sifat sadis sehingga senang menyakiti orang lain.

Contoh Kriminalitas yang Sering Terjadi di Indonesia

Berikut beberapa contoh kriminalitas yang paling sering kita dengar:

  • Pencurian (curat)
  • Pencurian dengan kekerasan (curas/perampokan)
  • Pembegalan motor/mobil
  • Penipuan (termasuk penipuan online)
  • Pemerkosaan
  • Pembunuhan
  • Penganiayaan berat
  • Perjudian
  • Penyalahgunaan narkoba
  • Korupsi (kejahatan kerah putih)

Kesimpulan

Kriminalitas tidak akan hilang sepenuhnya dari masyarakat, tapi bisa ditekan jika kita semua ikut berperan. Mulai dari keluarga yang baik, pendidikan yang cukup, sampai lingkungan yang positif. Mari kita jaga diri dan keluarga dari bahaya kriminalitas.

Jika melihat tindak kejahatan, segera laporkan ke polisi terdekat atau hubungi 110.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya