Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyatakan, pola hujan ekstrem dalam beberapa tahun terakhir memang semakin sering terjadi di wilayah Jabodetabek seiring meningkatnya intensitas cuaca ekstrem. Belum lama ini, banjir dan longsor yang menerjang tiga kampung di Desa Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (31/10) lalu.
Dampak negatif ini berupaya ditanggulangi oleh pengembang perumahan Grand Harmoni Indah. Hanya dalam waktu 3 hari kondisi permukiman kembali pulih.
Camat Jonggol, Kabupaten Bekasi, Andri Rahman, menilai respons pengembang sangat cepat dan secara proaktif melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
“Cuaca saat itu ekstrem. Pengembang bergerak cepat, menyediakan kantor marketing untuk tempat evakuasi sementara dan memasok air bersih. Koordinasi berjalan sangat baik,” ujarnya, Selasa (2/12).
Project Manager Grand Harmoni Indah, Fran, menyampaikan, peristiwa bencana tersebut dipicu curah hujan ekstrem selama tiga hari berturut-turut, yang membuat Sungai Cipatujah meluap. Hal ini, merusak tembok penahan tanah (TPT) di beberapa titik di wilayah Jonggol.
“Nanjir merendam beberapa blok perumahan setelah salah satu tanggul jebol. Namun, respons darurat dilakukan dalam hitungan menit,” ungkap Fran, belum lama ini.
Menurut dia, saat kejadian, seluruh tim langsung standby membantu warga.
“Kami juga meminta dukungan Basarnas, Polisi, dan Damkar. Respon mereka sangat cepat, sekitar dua jam personel lengkap dan langsung mengevakuasi warga,” kata Fran.
Menurut Fran, pemerintah daerah juga turut menurunkan bantuan logistik, mendirikan tenda darurat, serta mendistribusikan air bersih. Pihaknya juga membuka beberapa ruko sebagai tempat penampungan sementara. Selama tiga hari, mereka menyediakan pasokan makanan, air minum, dan mendukung dapur umum.
Meski tanggul sementara telah kembali berdiri, pengembang di Grand Harmoni Indah tengah menyiapkan langkah mitigasi permanen guna mencegah terjadinya banjir serupa di masa depan. Salah satu langkah utama yang tengah dipersiapkan adalah perkuatan tanggul permanen. Untuk itu, pengembang telah mengundang sejumlah ahli geoteknik untuk melakukan kajian struktur di sepanjang bantaran sungai.
Menurut Fran, perkuatan tanggul ini akan dilakukan saat musim kemarau tiba, ketika debit air lebih rendah dan cuaca lebih stabil. Fran menambahkan bahwa jika pekerjaan dilakukan saat ini, dengan curah hujan dan debit air yang masih tinggi, risiko memperlemah struktur justru dapat terjadi. Oleh karena itu, kajian yang dilakukan mirip dengan proses diagnosis medis, bertujuan untuk memastikan solusi yang tepat dan aman dalam jangka panjang.
Selain itu, pengembang juga merencanakan pembangunan rumah pompa yang berfungsi untuk mengalirkan limpahan air dari kolam retensi (water pond) ke sungai saat debit air meningkat. Konsep ini selaras dengan rekomendasi dari Kementerian PUPR dan praktik mitigasi banjir yang diterapkan di sejumlah kota besar, termasuk Jakarta, yang mengandalkan kombinasi kolam retensi dan pompa air.
Di samping itu, kapasitas water pond yang selama ini berfungsi sebagai penampung sementara juga akan ditingkatkan. Hal ini sejalan dengan standar yang sering direkomendasikan oleh BMKG dan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penataan kawasan rawan banjir.
Namun, meskipun langkah-langkah mitigasi struktural ini tengah dipersiapkan, cuaca ekstrem masih menjadi ancaman. BMKG sebelumnya memperkirakan bahwa wilayah Bogor dan sekitarnya akan memasuki periode puncak hujan, dengan potensi intensitas hujan yang sangat tinggi akibat fenomena atmosfer lokal dan regional. Dengan demikian, langkah-langkah mitigasi yang dilakukan, seperti perkuatan tanggul dan pembangunan rumah pompa, menjadi sangat penting untuk menciptakan sistem perlindungan jangka panjang bagi permukiman di kawasan tersebut. (Z-10)
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Klaster ini merupakan inovasi terbaru yang mengusung konsep hunian sehat dengan desain kekinian serta dirancang untuk dapat memenuhi kebutuhan penghuni terhadap ruang terbuka hijau.
Polisi mengatakan berdasarkan keterangan para tetangga korban, sepasang lansia di Bogor meninggal karena sakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved