Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI upaya menanamkan kesadaran hukum sejak dini,sebanyak 50 siswa-siswi SMA Muhammadiyah 25 Pamulang,Tangsel,Banten mengikuti kegiatan Penyuluhan Hukum Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Kegiatan edukatif ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Banten (LBH Keadilan), Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan, SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten.
Acara ini diselenggarakan di Laboratorium Seni dan Budaya SMA Muhammadiyah 25 Pamulang ,,kemarin,dibuka Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 25 Pamulang Hartono Rahimi dengan narasumber Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Banten Marsinta Saurma Triaty Simanjuntak, dan Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkum Banten Edy Wahyono.
Dalam sambutan pembukaannya, Hartono menekankan urgensi pemahaman hukum bagi siswa sebagai bekal penting dalam bermasyarakat. “Kami menyambut baik inisiatif kolaboratif ini. Pengetahuan tentang KUHP baru sangat penting. Bukan semata tentang bagaimana kita terhindar dari masalah hukum. juga tentang membentuk karakter siswa agar menjadi warga negara yang sadar, patuh, dan bertanggung jawab terhadap hukum di negara kita," ujar Hartono.
Marsinta Saurma Triaty Simanjuntak yang akrab disapa Sinta menjelaskan secara komprehensif mengenai latar belakang dan filosofi perubahan KUHP, serta pasal-pasal baru yang relevan dengan remaja dan sanksi pidana alternatif. Sementara itu, Edy Wahyono memberikan materi spesifik mengenai bullying dan konsekuensi hukumnya.
Sesi ini menarik perhatian peserta karena bullying menjadi isu yang sangat dekat dengan lingkungan sekolah. Edy Wahyono menjelaskan tentang tindak pidana bullying diatur dalam KUHP Baru dan undang-undang terkait, serta pentingnya pencegahan dan pelaporan.
Peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui berbagai pertanyaan yang diajukan, menandakan kesadaran kritis mereka terhadap isu-isu hukum. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus terjalin sebagai bentuk edukasi hukum, agar tercipta masyarakat yang taat dan melek hukum. (H-2)
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kesejahteraan siswa merupakan faktor penting yang selama ini kurang diteliti di Indonesia, padahal sangat berpengaruh pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik.
Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit.
Data hasil TKA menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam memetakan capaian pendidikan antarwilayah.
Kemendikdasmen berkomitmen menyempurnakan TKA melalui evaluasi berkelanjutan dan dialog dengan pemangku kepentingan.
Kenaikan kelas dan kelulusan seringkali hanya menjadi formalitas administratif demi mengejar target persentase kelulusan 100%. Masih ditemukannya siswa yang belum bisa membaca dan menulis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved