Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

DPRD DKI Jakarta Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Parwisata

mediaindonesia.com
26/11/2025 09:34
DPRD DKI Jakarta Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Parwisata
(DOK DPRD DKI JAKARTA)

KOMISI C DPRD DKI Jakarta mendorong Pemprov DKI Jakarta memanfaatkan momentum pertumbuhan sektor akomodasi dan kuliner sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh 9,55% secara tahunan (year-on-year) pada triwulan III 2025. Pertumbuhan itu tertinggi bila dibandingkan dengan sektor ekonomi lainnya.

Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Dimaz Raditya menilai, tren tersebut sebagai sinyal positif bagi perekonomian Jakarta. “Beberapa waktu terakhir, banyak event di Jakarta yang kembali menggeliat dan mendorong tumbuhnya ekonomi lokal,” ujar Dimaz, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, kegiatan besar seperti konser musik dan festival memicu peningkatan pendapatan di berbagai sektor.
Pertumbuhan sektor akomodasi dan kuliner menandakan daya beli masyarakat mulai pulih pascapandemi.

Sementara itu, Kepala BPS DKI Jakarta Nurul Hasanudin menjelaskan, kontribusi perekonomian Jakarta terhadap nasional mencapai 16,39%.
“Jakarta merupakan penggerak utama pertumbuhan di Pulau Jawa,” ungkap Nurul.

Di sisi lain, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Desie Christina Sari mengemukakan, Jakarta sebagai kota budaya, pariwisata, dan pelajar, memiliki berbagai keistimewaan.

Sebagai kota pariwisata pusaka, Jakarta memiliki 47 museum yang tersebar di lima wilayah. Memiliki stadion olahraga terbesar di dunia, pasar grosir terbesar di dunia, patung-patung ikonik yang menjadi kebanggaan nasional dan internasional.

KUALITAS EVENT PARIWISATA
DPRD DKI Jakarta mendorong Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memperbanyak jumlah acara atau event berkualitas di Jakarta.
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mengatakan, terjadi peningkatan jumlah dan kualitas event dalam rangka mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di Jakarta. Menurut Komisi B, melalui acara-acara yang berkualitas dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Termasuk meningkatkan pendapatan daerah dan menciptakan lapangan kerja. “Sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global,” kata Nova di Gedung DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

MASIFKAN BUDAYA BETAWI
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail mendorong Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) dan Dinas Kebudayaan (Disbud) berkolaborasi mempromosikan Budaya Betawi melalui sektor pariwisata.
Hingga kini, menurut Ismail, Pemprov DKI belum masif dalam mengenalkan Budaya Betawi kepada wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.
“Sebenarnya Budaya Betawi punya potensi untuk dieskpos,” ujar Ismail.

Sebelumnya, Ismail pernah mengusulkan melalui rapat agar disediakan sebuah tempat di lobi hotel untuk mempromosikan Budaya Betawi.
Kebutuhan tersebut untuk menampilkan beragam seni pertunjukan Budaya Betawi, seperti lenong, topeng belantek, tanjidor, ondel-ondel, rebana biang, seni tari, ondel-ondel dan sebagainya. Hal itu sebagai implementasi yang diamanatkan dalam Perda No. 4/2015 tentang Pelestarian Budaya Betawi.

PENGEMBANGAN SETU BABAKAN
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Dina Masyusin mengusulkan agar Disbud merenovasi kawasan Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Menurut Dina, pelestarian Kebudayaan Betawi perlu menjadi prioritas.

Mengingat, Jakarta akan beralih menjadi kota bisnis berskala global.
“Pengamatan saya, Setu Babakan masih berantakan. Perlu ditata ulang agar bisa mengundang orang-orang berkunjung ke Setu Babakan,” kata Dina.

Menurut Muhammad Thamrin saat menjabat Ketua Komisi E, koordinasi lintas dinas mampu menjaga kelestarian Budaya Betawi. Sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan tersebut. Sehingga terwujud destinasi wisata budaya unggulan di Jakarta. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik