Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Jaringan Perekrut Anak untuk Aksi Teror Terafiliasi ISIS

Kautsar Widya Prabowo 
18/11/2025 15:27
Jaringan Perekrut Anak untuk Aksi Teror Terafiliasi ISIS
ilustrasi(Dok.MI)

DETASEMEN Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap bahwa satu dari lima tersangka perekrutan anak dalam jaringan terorisme diketahui terafiliasi dengan ISIS. Tersangka tersebut juga tercatat sebagai pemain lama dalam kasus terorisme.

"Jadi untuk pemain lama yang ditangkap pertama kali oleh Densus 88, diketahui jaringannya dari ISIS atau Ansharut Daulah," ujar Juru Bicara Densus 88 Antiteror, AKBP Mayndra Eka Wardhana, dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/11).

Dari hasil pendalaman terhadap tersangka tersebut, Densus 88 kemudian mengembangkan penyelidikan hingga menangkap empat tersangka lain yang terlibat dalam jaringan yang sama.

"Kemudian Densus mengembangkan, sampai saat ini kita mendapati empat pelaku baru lainnya," jelasnya.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri mengungkap kasus perekrutan terorisme melalui media sosial yang menyasar anak-anak. Sebanyak lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Dalam setahun ini ada lima tersangka (dewasa) yang sudah diamankan oleh Densus 88," kata Mayndra.

Kelima tersangka, kata Mayndra berhasil ditangkap lewat tiga kali pengungkapan sejak akhir tahun 2024 hingga November 2025. Selain itu, terdapat lebih dari 110 anak dan pelajar yang terindentifikasi perekrutan oleh para tersangka.

Adapun kelima tersangka itu adalah:

  1. FW alias YT, 47
  2. LM, 23
  3. PP alias BMS, 37
  4. MSPO, 18
  5. JJS alias BS, 19

(P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya