Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TUMPUKAN sampah terlihat di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat. Lokasi itu kebetulan tidak jauh dari Kantor Wali Kota Depok.
Sampah tersebut bahkan memenuhi sebagian badan jalan yang merupakan salah satu akses menuju Stasiun Depok Baru. Sampah tersebut didominasi sisa rumah tangga, mulai dari sampah organik dan plastik.
Alhasil, selain pedagang, sejumlah pengguna jalan juga merasa terganggu dengan bau tak sedap dari tumpukan sampah tersebut. "Sampah ini sudah seminggu menumpuk lantaran enggak diangkut ke TPA Cipayung. Warga sangat terganggu karena bau," ujar Isam, warga Beji, Depok, Kamis (18/9).
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (KUPTD) Pasar Kemiri Muka, Budi Setyanto mengatakan Pemkot Depok akan mengangkut sampah dari pasar tersebut. "Upaya untuk mengurangi tumpukan sedang kami lakukan, akan diangkut dengan armada truk," ujar Budi
Ia menambahkan, pihaknya juga berupaya memilah sampah yang diangkut ke TPA Cipayung. "Sabtu (20/9), akan ada opsi dengan libatkan truk sampah dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Depok. Ke depan, akan ada upaya pemilahan organik untuk mengurangi sampah yang diangkut ke TPA," tandasnya. (KG/P-2)
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Keterbatasan pada aspek kemasan, pengelolaan merek, dan strategi pemasaran membuat produk unggulan desa tersebut belum mampu bersaing di pasar modern maupun digital.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
Arsyid juga mengimbau pihak RW dan RT pro aktif turut atasi masalah sampah.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat upaya pengelolaan sampah dengan tetap memperhatikan norma-norma lingkungan.
Teba Sampah Organik, yang juga dikenal sebagai Teba Modern, merupakan sistem inovatif pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved