Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) pendidikan berupa Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) tahap kedua ke 707.513 penerima manfaat dengan alokasi anggaran Rp1,61 triliun.
Hal itu dipertegas dengan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 805 Tahun 2025 tentang besaran dan penerima bantuan sosial biaya pendidikan tahap ke-2 tahun anggaran 2025.
"Program ini merupakan kelanjutan dari penyaluran kartu Jakarta Pintar atau KJP plus untuk KJP plus tahap ke-2 ini disalurkan kepada 707.513 peserta didik, jumlah tersebut terdiri dari 622.157 kelanjutan dari penerima tahap pertama, kemudian ada 85.356 penerima baru, total anggaranya adalah Rp1,61 triliun," ujar Pramono di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (11/9).
Ia menyebut penyaluran dana KJP Plus dilakukan secara bertahap mulai Kamis (11/9) melalui rekening Bank Jakarta.
"Untuk penyaluran dana dilakukan secara bertahap dan dimulai dengan hari ini, sebenarnya kemarin sudah mulai melalui ATM dan juga buku tabungan yang selama ini sudah berjalan kecuali yang baru, yang baru tentunya harus membuat dan sebagainya rincian penerimaan," ucapnya.
Ia menjelaskan alasan jumlah penerima manfaat KJP Plus berkurang dari tahap sebelumnya. Menurutnya penerima sebelumnya telah lulus dari jenjang pendidikan SMA/SMK.
"Perbedaan tahap 1 dan 2 pada tahap 1 dulu seperti yang berkali-kali saya sampaikan jumlahnya 707.622 kali ini berubah menjadi 707.513 peserta disebabkan karena 85.465 penerima existing atau sebelumnya itu sudah lulus SMA/SMK. sedangkan penerima yang baru, yang memenuhi kriteria dan syarat 85.356, sehingga ada perbedaan 109 peserta. Sehingga dengan demikian secara jumlah sebenarnya tidak mengalami perubahan," jelasnya.
Disediakan kemudahan bagi pemegang KJP Plus untuk bertransaksi langsung di toko mitra melalui EDC Bank DKI.
PEMPROV DKI Jakarta tak lagi menggunakan pemeringkatan kesejahteraan atau desil untuk menentukan warga mana saja yang bisa mendapatkan bantuan sosial Kartu Jakarta Pintar Plus atau KJP Plus.
Pos ini juga melayani keluhan maupun pengaduan warga berkaitan dengan program yang sudah berjalan termasuk alasan mengapa dari mereka tak masuk DTKS.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus kini bisa berwisata ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) secara gratis.
Syarat siswa yang masuk dalam penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus akan ditambah, yakni memiliki nilai rapor atau capaian hasil belajar dengan nilai rata-rata minimal rendah 70.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved