Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
SETELAH melakukan gelar perkara selama beberapa waktu, Kepolisian akhirnya menggelar konferensi pers mengenai kasus kematian driver ojol Affan Kurniawan akibat terlindas barracuda Brimob. Di Mabes Polri, Jumat (29/8), Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim mengatakan tujuh anggota Brimob pengendara rantis barracuda terbukti melanggar kode etik profesi Polri.
"Tujuh orang terduga pelanggar telah terbukti melanggar kode etik profesi kepolisian," ujar Irjen Karim. Dalam konpers itu terlihat pula ketujuh terduga pelaku dihadirkan dengan membelakangi kamera.
Berikut inisial dan pangkat 7 anggota Brimob penabrak Affan Kurniawan:
1. Bripka R (pengemudi)
2. Kompol C (di sebelah pengemudi).
Duduk di belakang rantis pelindas Affan:
3. Aipda R
4. Briptu D
5. Bripda M
6. Bharaka J
7. Bharaka Y
Kadiv Propram menyatakan ketujuh anggota Brimob tersebut menjalani Patsus (penempatan khusus) selama 21 hari. “Nantinya bisa diperpanjang,” tambahnya.
Sosok Affan Kurniawan
Driver ojol Affan Kurniawan yang berusia sekitar 21 tahun dan dikenal sebagai pencari nafkah utama keluarga. Ia tinggal bersama tujuh anggota keluarga di sebuah kontrakan sempit di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Ayahnya bekerja serabutan, sedangkan adik perempuan masih duduk di bangku SMP.
Diketahui Affan dikenal sebagai pribadi pekerja keras, gigih, dan tulang punggung keluarga. Setiap hari, Affan bekerja sejak pagi buta, pulang sebentar untuk istirahat, lalu kembali mencari rezeki.
Saat aksi unjuk rasa 28 Agustus, Affan yang dilindas barracuda Brimob, dikabarkan tidak mengikuti demo. Ia baru saja mengantarkan pesanan dan menyeberang jalan yang dipenuhi massa, untuk pulang. Jenazah Affan dimakamkan Jumat pagi di TPU Karet Bivak. Berbagai elemen masyarakat kembali menggelar demo 29 Agustus 2025 untuk menuntut keadilan kasus tewasnya Affan. (M-1)
MENCERMATI situasi dan kondisi yang terjadi di Jakarta dan beberapa daerah yang diwarnai dengan aksi massa dan kekerasan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan pernyataan
Olympique de Marseille beri penghormatan lewat Instagram untuk korban demo di Jakarta yang tewas akibat insiden dengan kendaraan Brimob.
Rakyat tetap paham jika pangkal persoalan adalah DPR dengan berbagai kebijakannya yang tidak merakyat.
Menurut dia, para elit politik hendaknya lebih sensitif terhadap aspirasi masyarakat dengan perilaku santun, sederhana, dan memiliki kepedulian tinggi.
Puan janji DPR akan berkomitmen membuka ruang komunikasi yang sehat. Ketua DPP PDIP itu berharap berbagai insiden demo tak terulang.
Polri dapat menjadi sahabat dua pihak, DPR dan pengunjuk rasa, yang berperan membawa dan mengawal utusan demonstran bertemu pimpinan DPR atau yang ditugaskan.
Rakyat tetap paham jika pangkal persoalan adalah DPR dengan berbagai kebijakannya yang tidak merakyat.
RAIS Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Miftachul Akhyar, mengajak semua pihak untuk menahan diri dan menjaga perdamaian di tengah situasi Indonesia yang memanas.
Akan ada Affan-Affan baru jika pemerintah tidak akuntabel, jujur mengakui ketidakmampuannya, menghukum koruptor, memecat pejabat yang tidak perform, melawan DPR yang tamak.
Mobil Barracuda Brimob merupakan salah satu kendaraan taktis (rantis) yang digunakan oleh Korps Brimob Polri dalam berbagai operasi pengamanan.
Affan Kurniawan, pengemudi ojol, meninggal dunia karena dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, tepatnya di Kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved