Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA pihak menilai jika demo 29 Agustus 2025, bentuk berhasilnya pengalihan isu. Kemarahan rakyat telah berhasil dialihkan dari DPR RI ke Kepolisian.
Namun sejumlah sosok publik menyuarakan bahwa rakyat tetap paham jika pangkal persoalan adalah DPR dengan berbagai kebijakannya yang tidak merakyat, termasuk tunjangan-tunjangan selangit. Protes kepada Kepolisian adalah imbas dari penanganan demonstrasi yang represif hingga menyebabkan korban jiwa, driver ojol Affan Kurniawan.
Salah satu pesohor yang mewakili suara rakyat akan fokus protes pada DPR adalah Bintang Emon. Dalam unggahan di akun Instagram @bintangemon, komika ini juga sekaligus mengingatkan akan fokus pada partai. ‘Fokus DPR. Fokus Parta. Fokus DPR. Fokus Partai. Fokus DPR,’ tulisnya.
Bintang pun berharap akan segera ada lagi partai oposisi di DPR. ‘Semoga segera ada oposisi lagi di DPR. DPR adalah salah satu tempat yang kalo rukun, gw malah curiga,’ lanjut pria yang sedang menanti kelahiran anak pertama ini.
Bukan Benci Polisi
Pada unggahan sebelumnya, Bintang juga memberi pemahaman tentang protes yang sedang berlangsung pada Kepolisian. Ia menekankan agar protes itu tidak dilihat sebagai kebencian kepada institusi, melainkan orang-orangnya yang tidak kompeten.
“Yang kita benci bukan fungsi polisinya tapi orang-orang yang ga kompeten yang mengisi fungsi ini. kok memahami itu aja ga bisa sih?” tukas pria bernama lengkap Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra.
Lebih lanjut, ia membalas pandangan bahwa tindakan yang dilakukan Polisi hanyalah bagian dari melaksanakan tugas. Bagi pihak yang berdalih seperti itu, Bintang pun menegaskan semestinya polisi memahami jika masyarakat hanya ingin menyampaikan kemarahan ke DPR.
“Ada yang bilang lah kita kan bagaimana cuma ngelaksanain tugas doang! Lah kita juga bagaimana Pak, kita kan demonya mau ke DPR, marahnya ke DPR . DPRnya masang elu (Polisi). Masa gara-gara masang elu, kita harus jadi ilang marahnya, harus jadi lemah lembut?” tutur Bintang.
Pada Kamis (28/8) petang aksi unjuk rasa kepada DPR yang meluas berujung pada peristiwa tragis tewasnya driver ojol Affan Kurniawan. Affan yang dikabarkan tidak mengikuti demo, saat itu sedang menyeberang jalan bersamaan dengan sekelompok massa.
Ia kemudian tersungkur di tengah jalan dan tertabrak barracuda Brimob. Namun kendaraan taktis Brimob itu kembali melaju meski massa mengerubungi dan meminta berhenti. Jenazah Affan dimakamkan Jumat pagi di TPU Karet Bivak.
Pada Jumat (29/8) sore, Kepolisian telah menyatakan bahwa 7 anggota Brimob yang berada di rantis penabrak Affan, melanggar kode etik. Mereka kini berada dalam Patus (Penepatan khusus) selama 20 hari. (M-1)
Terdakwa Laras Faizati membacakan pledoi di PN Jaksel. Ia menegaskan unggahannya soal kasus Affan Kurniawan adalah ekspresi empati, bukan provokasi.
Gojek turut memfasilitasi pelaksanaan acara tahlilan, sebagai bentuk komitmen menyeluruh dari perusahaan untuk mendampingi keluarga Almarhum Affan Kurniawan sejak awal kejadian.
Polri mulai memproses perkara pidana dua anggota Brimob, yakni Kompol Cosmas Kaju Gae dan Bripka Rohmat dalam kasus penabrakan pengemudi ojek online, Affan Kurniawan.
KEPERGIAN Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online dalam insiden Agustus silam, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.
Orang tua Almarhum Affan Kurniawan resmi menempati rumah subsidi yang diberikan pemerintah di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa Affan sebagai ojek online, yang telah menjadi bagian penting dari bisnis industri brand lokal di Indonesia.
Sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Polda Jabar menetapkan menetapkan 42 orang tersangka kerusuhan Bandung pada 29 Agustus - 1 September 2025. Para tersangka dibagi dalam 3 klaster, yaitu perencana, perusak, dan penghasut.
Yusril menjelaskan pembentukan tim independen oleh enam LN HAM berbeda dengan usulan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) sebagaimana diusulkan Gerakan Nurani Bangsa.
SAAT ini, aksi unjuk rasa massa yang digelar di berbagai kota telah berkurang.
Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 dinilai bertentangan dengan regulasi internasional, khususnya Olympic Charter.
FRAKSI PKB DPRD DKI Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menyiapkan designated protest spaces atau Ruang Ekspresi Aman di ibu kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved