Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
VIRAL di media sosial sebuah video memperlihatkan aksi beberapa warga melubangi tembok pembatas perumahan Grand Galaxy City, Kota Bekasi, Jawa Barat, saat banjir melanda wilayah tersebut.
Dalam video yang beredar, terlihat beberapa warga melubangi tembok pembatas. Seketika air dari perumahan itupun keluar dan mengalir ke jalan.
Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Dedi Herdiana membenarkan aksi pelubangan tembok perumahan oleh warga. Ia mengatakan, aksi itu dilakukan untuk mengurangi debit air dan mencegah tembok perumahan roboh.
"Benar pada hari dan tanggal sesuai video yang viral kejadian tersebut ada beberapa warga yang berusaha membuat lubang di Grand Galaxy City yang bertujuan untuk mengurangi debit air akibat banjir yang ada di area ruko Grand Galaxy City dan untuk mencegah terjadinya tembok pembatas roboh," kata Dedi kepada wartawan, Rabu (5/3).
Kendati begitu, Dedi mengatakan, tidak ada pihak yang dirugikan dalam aksi tersebut. Permasalahan tersebut pun juga sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
"Dari permasalahan tersebut tidak ada yang dirugikan dan melaporkan, dan permasalahan tersebut sudah diselesaikan dengan musyawarah antara manajemen Grand Galaxy City dan warga sekitar," ujarnya.
Lebih lanjut, Dedi mengatakan, terkait dengan narasi yang menyebut bahwa pelubangan yang dilakukan warga membuat banjir makin meluas adalah hoaks.
Ia menyebut, para warga yang melakukan pelubangan tersebut pun juga siap untuk dimintai klarifikasi.
"Narasi dari video tersebut tidak benar dan itu diambil tanpa sepengetahuan mereka. Mereka (warga yang membuat video beserta yang membuat lubang) siap membuat klarifikasi di depan wartawan agar video tersebut terselesaikan dengan baik dan tidak menimbulkan fitnah," tuturnya. (P-4)
Dedi mengaku sudah bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum untuk melakukan percepatan pembangunan Bendungan Cibeet untuk mengatasi banjir di Bekasi.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
DINAS Pertanian Kabupaten Bekasi mencatat 5.168 hektare (ha) areal persawahan di wilayah itu terdampak banjir yang terjadi sepekan terakhir hingga mengakibatkan ancaman gagal panen.
MENYUSUL potensi cuaca ekstrem dan banjir Bekasi yang berisiko mengganggu keamanan dan keselamatan warga sekolah, siswa ditetapkan untuk lakukan pembelajaran daring.
BENCANA hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir Bekasi dan tanah longsor.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved