Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta Farchad Mahfud menegaskan hingga kini belum ada pengaruh resesi ekonomi yang terjadi di Jepang terhadap kerja sama proyek-proyek MRT dengan Jepang di Jakarta.
Seperti diketahui, pembangunan MRT Jakarta baik Fase 1 (Lebak Bulus-Bundaran HI), Fase 2 (Bundaran HI-Kota), hingga Fase 3 (Cikarang-Balaraja) dilakukan melalui kerja sama Indonesia, Pemprov DKI, dan Jepang.
"Belum ada. Masih berjalan terus," kata Farchad saat ditemui Media Indonesia di kantor PT MRT Jakarta, Gedung Transport Hub, Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa (20/2).
Baca juga : BEI Yakin Resesi Jepang dan Inggris tak Berdampak ke Pasar Modal Indonesia
Farchad menegaskan, seluruh pembangunan MRT Jakarta baik yang saat ini sedang berjalan hingga yang baru akan dilaksanakan seperti Fase 3 (Cikarang-Balaraja) Koridor Barat-Timur akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal.
Diketahui, proyek pembangunan Fase 3 (Cikarang-Balaraja) Stage 1 (Tomang-Medan Satria) akan diresmikan Agustus mendatang oleh Presiden Joko Widodo.
Stasiun Thamrin direncanakan akan menjadi stasiun yang mengintegrasikan rute koridor Barat-Timur dengan koridor Selatan-Utara (Lebak Bulus-Kota).
Baca juga : Kestabilan Harga Cegah Resesi
Akan ada 21 stasiun yang dibangun pada Fase 3 Stage 1 Tomang-Medan Satria dengan jarak tempuh 24 km.
Di sisi lain, Farchad juga optimistis investasi kepada proyek-proyek MRT Jakarta di luar pembangunan infrastruktur kereta api akan tetap diminati investor meski Jepang sedang dilanda resesi.
MRT Jakarta telah ditugaskan membangun transit oriented development (TOD) atau kawasan berorientasi transit di sembilan lokasi di antaranya Dukuh Atas, Fatmawati, Blok M-Sisingamangaraja, Senayan, hingga Glodok-Kota.
Baca juga : Kemungkinan Resesi Terjadi di Indonesia Dinilai Kecil
"Animo investasi di MRT masih baik," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Jepang yang pernah menjadi negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia, melaporkan kontraksi selama dua kuartal berturut-turut pada Kamis (15/2). Ekonomi turun 0,4% secara tahunan pada kuartal IV-2023 setelah melaporkan kontraksi atau -3,3% pada kuartal III-2023. (Z-3)
Baca juga : Dampak Resesi Jepang Tidak Hanya ke Ekspor Indonesia, Tapi juga Investasi
CHIEF Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menilai risiko Indonesia mengalami resesi dalam waktu dekat amat kecil karena ditopang oleh kekuatan domestik.
KEPALA Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M. Rizal Taufiqurrahman menilai pemerintah gagal mengoptimalkan ruang fiskal di tengah perlambatan ekonomi dan meningkatkan risiko resesi.
Indonesia dihantui resesi karena pertumbuhan ekonomi yang mengkhawatirkan. Pada triwulan pertama 2025, pertumbuhan ekonomi nasional hanya 4,87%, terendah sejak triwulan ketiga 2021.
Pengamat meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah antisipatif untuk mencegah resesi, mengingat perkembangan secara triwulanan (q to q) juga tercatat minus 0,98%.
Resesi, Resesi ekonomi: Pelajari penyebab, dampak, dan cara menghadapinya. Panduan lengkap untuk memahami dinamika ekonomi yang penting.
KEBIJAKAN tarif resiprokal yang dikeluarkan Amerika Serikat untuk sejumlah negara, termasuk Indonesia, mendorong gejolak perekonomian.
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Angka kelahiran Jepang 2025 jatuh ke rekor terendah 705.809 bayi. Pemerintah fokus naikkan pendapatan generasi muda untuk atasi krisis demografi yang kian akut.
Tiongkok melarang ekspor barang dwiguna ke 20 entitas pertahanan Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries.
Seorang donatur misterius menyerahkan 21 kg emas batangan senilai Rp60 miliar ke Pemerintah Kota Osaka, Jepang, untuk perbaikan pipa air tua.
Korban merupakan bagian dari rombongan berjumlah 24 orang yang dijadwalkan melakukan kunjungan kerja.
Program ini dirancang untuk memperluas akses lapangan kerja bagi masyarakat Sumut, baik di dalam maupun luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved